Survei Cyrus: Pekerja dan Pencari Kerja Dukung Omnibus Law

Survei Cyrus: Pekerja dan Pencari Kerja Dukung Omnibus Law

Cyrus Network yang bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) membeber hasil survei terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang saat ini drafnya sudah diterima di DPR RI.

Survei Persepsi Pekerja dan Pencari Kerja terhadap RUU Omnibus Law Cipta Kerja diselenggarakan pada 2–7 Maret 2020 di 10 kota, antara lain Medan, Pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, dan Makassar. Cyrus Network menggunakan proporsi berimbang antara pencari kerja (200 responden) dan pekerja (200 responden).

“Sebanyak 81,2 persen responden percaya Omnibus Law bisa mendorong peningkatan produktivitas pekerja,” ujar Guru Besar Statistika IPB Khairil Anwar Notodiputro, yang menjadi pemateri dalam menjelaskan hasil survei, Minggu (19/4/2020).

Selain itu, sebanyak 80,8% responden setuju bahwa daya saing investasi di Indonesia lebih rendah dibandingkan negara tetangga. Selain itu, sebesar 69,8% responden setuju kalau tingkat kesulitan membuka usaha baru di Indonesia lebih tinggi dibanding negara lainnya.

Rendahnya investasi dan sulitnya membuka usaha baru tentunya sangat berdampak pada ketersediaan lapangan pekerjaan yang ada. Apabila investasi lancar, lapangan pekerjaan yang dibuka pun akan semakin banyak.

Sebanyak 95% responden setuju kalau pemerintah harus memperbaiki regulasi pendirian perusahaan yang tumpang tindih di Indonesia. Selain itu, 78,6% responden juga merasa hadirnya TKA di Indonesia bukan merupakan hal negatif sebab akan terjadi transfer knowledge ‘pengetahuan’ yang berguna bagi masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *