PBNU: Melawan Covid-19 Harus jadi Ikhtiar Bersama, Patuhi Pemerintah

PBNU: Melawan Covid-19 Harus jadi Ikhtiar Bersama, Patuhi Pemerintah

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) meminta seluruh masyarakat untuk menahan laju dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Menurut PBNU, melawan Covid-19 harus menjadi ikhtiar bersama. Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk mematuhi kebijakan pemerintah.

“Mari bersatu, ikuti keputusan dan kebijakan pemerintah,” kata Ketua Harian Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (21/4/2020).

“Sudah banyak contoh sikap-sikap bebal dengan menentang protokol kesehatan yang justru makin memperburuk keadaan,” lanjutnya.

Robikin mengatakan, pandemi Covid-19 merupakan bencana global. Sudah pasti, wabah ini berdampak pada seluruh sektor dan sendi kehidupan.

Dibutuhkan upaya melawan wabah tidak hanya oleh pemangku kepentingan, tetapi juga masyarakat umum.

Upaya melawan Covid-19 ini, kata Robikin, harus dipraktikan dalam seluruh aspek kegiatan. Termasuk dalam menjalani ibadah Ramadhan 2020 yang sebentar lagi akan datang.

PBNU mengimbau supaya seluruh kegiatan yang berkaitan dengan ramadhan dilakukan di rumah masing-masing.

“Buka puasa dan sahur juga cukup dilakukan di rumah masing-masing. Tak perlu menggelar buka puasa bersama dan sahur on the road,” ujar Robikin.

Selain berbuka dan sahur di rumah, shalat tarawih yang biasanya dilaksanakan di masjid atau mushala juga disarankan untuk digelar di kediaman masing-masing.

Kemudian, tadarus Al-Quran, shalat Idul Fitri, dan berbagai ibadah sunah lainnya yang biasanya dilakukan secara bersama-sama, disarankan untuk dilakukan di rumah.

“PBNU juga menyerukan agar memperbanyak sedekah bagi yang mampu dan tetap berkirim doa kepada ahli kubur atau para leluhur yang sudah mendahului kita tanpa harus beramai-ramai pergi ke kuburan,” kata Robikin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *