Pemerintah: Jangan Diskriminasi Pasien Covid-19 yang Sembuh, Hargai yang Isolasi Mandiri

Pemerintah: Jangan Diskriminasi Pasien Covid-19 yang Sembuh, Hargai yang Isolasi Mandiri

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta masyarakat saling melindungi satu sama lain di tengah pandemi virus corona saat ini.

Yuri mengimbau agar tidak ada diskriminasi terhadap pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

“Jangan didiskriminasikan pasien Covid-19 yang sembuh,” kata Yuri di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar menghargai dan membantu mereka yang menjalani isolasi mandiri.

Upaya isolasi mandiri dapat efektif dengan bantuan lingkungan sekitar.

“Hargai dan bantu upaya-upaya mereka yang melakukan isolasi mandiri,” uca dia.

Yuri pun kembali mengingatkan agar masyarakat tetap tinggal di rumah.

Jika bepergian, protokol physical distancing harus dilakukan.

“Mari laksanakan penggunaan masker. Maskermu melindungi aku, maskerku melindungi kamu,” ujar Yuri.

“Keberhasilan membendung pasien Covid-19 akan sangat memengaruhi beban perawatan di rumah sakit,” kata dia lagi.

Hingga Selasa siang, kasus positif Covid-19 bertambah 375 orang.

Dengan demikian, total pasien Covid-19 saat ini berjumlah 7.135.

Pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh bertambah 95, sehingga total menjadi 842 orang.

Kemudian, kasus kematian bertambah 26. Maka, total pasien Covid-19 meninggal dunia yaitu 616 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *