Indonesia Perkuat Kerja Sama Ekonomi Dengan Negara-Negara Kawasan Eropa Timur Dan Asia Tengah

Indonesia Perkuat Kerja Sama Ekonomi Dengan Negara-Negara Kawasan Eropa Timur Dan Asia Tengah

Indonesia perkuat kerja sama ekonomi dengan negara-negara di Kawasan Eropa Timur dan Asia Tengah yang tergabung dalam Eurasian Economic Union (EAEU), melalui proses pembentukan Free Trade Agreement (FTA) RI-EAEU. Jalan menuju proses ini menjadi bahasan utama pada pertemuan perdana antara delegasi Indonesia dan Eurasian Economic Commission (EEC), badan eksekutif EAEU, secara virtual pada hari Kamis (09/07).

Pertemuan merupakan tindak lanjut dari usulan Indonesia untuk membentuk Joint Feasibility Group (JFG) dalam rangka pembentukan FTA RI-EAEU yang telah disetujui para Menteri Perdagangan EAEU tanggal 18 Mei 2020 yang lalu.

Kedua pihak membahas sejumlah isu dalam Kerangka Acuan (TOR) Joint Feasibility Study Group (JFSG), antara lain Tujuan, Ruang lingkup, Metodologi JFSG, Linimasa, dan Publikasi Kerangka Acuan dan Laporan Bersama. Pertemuan menyepakati untuk mempelajari kembali berbagai masukan, melakukan pertukaran draft, termasuk rencana pertemuan untuk memfinalisasi kerangka acuan tersebut.

Pertemuan perdana tersebut merupakan langkah maju sejak rencana FTA RI-EAEU diinisiasi pada tahun 2017. Pembentukan FTA RI-EAEU akan mendorong perluasan pasar ekspor Indonesia dan meningkatkan kerja sama perdagangan Indonesia dengan EAEU. EAEU beranggotakan Rusia, Kazakhstan, Belarus, Kyrgyzstan dan Armenia, yang kaya akan sumber daya alam, hasil pertanian, serta memiliki keunggulan teknologi dengan potensi pasar yang besar, yaitu berpenduduk 180 juta lebih, dan PDB menurut PPP US$ 4,4 trilun atau PDB perkapita US$ 24.800.

Delegasi RI beranggotakan unsur Kemlu, Kemdag, dan Kemenko Perekonomian dan KBRI Moscow. Sementara, delegasi EAEU berasal dari seluruh negara anggotanya.

sumber : kemlu.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *