Selain Dukung Omnibus Law, Hipmi Siap Jadi Bagian dari BUMN

Selain Dukung Omnibus Law, Hipmi Siap Jadi Bagian dari BUMN

JAKARTA, – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyoroti pentingnya peran anak muda atau milenial dalam pembangunan di Indonesia. Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi Mardani H Maming meminta agar milenial diberi kesempatan lebih besar berkarir di perusahaan milik negara atau BUMN.

Hal tersebut dikemukakan Mardani H Maming saat audiensi BPP Hipmi dengan Menteri BUMN Erick Thohir.

Dalam diskusi tersebut, Erick Thohir memberikan arahan kepada seluruh peserta audiensi dalam peran Hipmi untuk pembangunan ekonomi nasional saat ini.

“Kita mau dari 142 perusahaan BUMN, paling tidak ada 10%- nya anak muda hadir di sana untuk dikader oleh senior-seniornya,” ujar Maming, saat audiensi dengan Menteri BUMN Erick Thohir, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Selain itu, Mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan itu mengatakan, Hipmi diminta untuk mensupport Omnibus Law guna meningkatkan tingkat investasi di Indonesia karena peningkatan investasi leads to job creation. Termasuk Hipmi harus berperan dalam mensupport paket pemerintah yang sedang diluncurkan.

“Kemudian menyikapi relaksasi perbankan. Hipmi harus bisa friendly dan ini harus sudah dimulai dicanangkan untuk seluruh Indonesia,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum BPP Hipmi, Eka Sastra menyebut bahwa Hipmi siap menyerahkan kader terbaik untuk menduduki jabatan strategis di BUMN.

“Kita siap memberikan nama-nama yang potensial untuk diserahkan ke Pak. Menteri,” ujar Eka.

Adapun arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk kemajuan Hipmi saat audiensi berlangsung. Hipmi diharapkan tidak semuanya menjadi kontraktor.

“Jika Hipmi semuanya menjadi kontraktor susah untuk Hipmi maju. Hipmi yang sekarang harus memulai generic yang berbeda dan mencoba untuk breakthrough,” ungkapnya.

Di pertengahan diskusi tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir menyempatkan bercerita kepada peserta audiensi mengenai pesan mendiang ayahnya Teddy Thohir bahwa Ekonomi itu seperti Kopi, semakin diaduk semakin membaur dan ekonomi seperti itu diperlukan perputaran uang yang cepat, sehat dan melebar agar bisa memberikan dampak positif ekonomi yang baik.

Dalam kesempatan itu, terkait wabah virus Covid-19. Erick Thohir mengatakan, anggota Hipmi harus mencoba mengurangi ke acara-acara keramaian.

“Anggota Hipmi harus mengupayakan mengurangi ke tempat-tempat umum yang ramai. Karena status Indonesia untuk Covid-19 mulai meningkat,” tutur Erick.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *