Pemerintah Kejar Target Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

Pemerintah Kejar Target Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

Jakarta: Angka kematian akibat virus korona (covid-19) di Indonesia masih tinggi. Menekan angka kematian menjadi prioritas utama pemerintah.

Fatality rate ini yang paling penting. Kalau bisa sedikit yang terkena, tapi kalaupun yang terkena banyak namun yang meninggal sedikit itu masih bagus. Kita akan mengejar bagaimana supaya angka kematian ini betul-betul nol,” Kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melalui keterangan tertulis, Jumat, 3 Juli 2020.

Ia mengungkapkan kasus kematian akibat covid-19 banyak disebabkan penyakit bawaan. Beberapa penyakit yang bisa memperparah kondisi kesehatan ialah diabetes, jantung, paru-paru, dan tekanan darah tinggi.

Namun, mereka yang memiliki imunitas rendah juga berisiko terpapar covid-19. Muhadjir mengingatkan masyarakat menjaga daya tahan tubuh sembari disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Di sisi lain, eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta kepala daerah gencar melakukan contact tracing. Terutama, di pasar-pasar tradisional.
 
Menurut dia, pasar tradisional menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ada 65 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM) di pasar tradisional.
 
“Saya minta gubernur, bupati, dan wali kota supaya memastikan mereka-mereka ini jangan sampai usahanya mati. Karena saya yakin kalau kondisi ini bisa terus kita jaga maka kita bukan hanya akan bisa mengatasi covid-19, tetapi juga mengembalikan ekonomi kita menjadi lebih baik,” beber dia.
 
Hingga Kamis, 2 Juli 2020, jumlah pasien meninggal mencapai 2.987 orang. Sementara kasus positif menjadi 59.394 orang dan kasus sembuh 26.667 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *