Awal Puasa Harga Bahan Pokok Masih Stabil

Awal Puasa Harga Bahan Pokok Masih Stabil

Pemkab Gunungkidul memastikan ketersediaan stok dan harga bahan pokok tetap aman dan stabil selama puasa sampai Lebaran 2020. “Hasil rapat koordinasi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah [TPID], untuk ketersediaan sembilan bahan pokok aman sampai Lebaran,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Johan Eko Sudarto.

Berdasar pantauan, di hari pertama puasa harga kebutuhan pokok masih terpantau stabil. Meski demikian, dia tak menampik untuk harga gula pasir belum sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Namun, berdasar informasi terakhir stok gula pasir sudah berada di gudang Bulog Divre DIY. “Iya masih tinggi [harga gula pasir]. Informasinya stok gula pasir impor saat ini sudah ada di gudang Bulog DIY. Kami terus berkoordinasi semoga bisa segera didistribusikan ke daerah,” kata Johan.

Johan mengungkapkan beberapa indikator harga dan stok aman selama bulan puasa di antaranya saat ini petani di Gunungkidul sudah selesai panen dan ketersediaan stok bahan pokok, khususnya beras di gudang Bulog masih mencukupi. Oleh karena itu, dia mengimbau warga agar tidak panik dan membeli bahan pokok secara berlebihan atau panic buying. “Berbelanja seperlunya saja,.

Kabid Perdagangan Disperindag Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih, membenarkan harga-harga bahan pokok di hari pertama puasa masih cukup stabil. Ia memastikan jajarannya terus memantau harga secara berkala di seluruh pasar tradisional yang tersebar di Gunungkidul.

Yuniarti tak menampik untuk harga gula pasir masih cukup tinggi di atas HET Rp12.500. Salah satu cara untuk menstabilkan harga tersebut dengan operasi pasar. Meski demikian, operasi pasar belum sepenuhnya efektif lantaran stok yanh masih minim. “Harga gula pasir saat ini masih mahal.

Untuk beberapa jenis bahan pokok lain harganya justru menurun, di antaranya bawang merah, cabai rawit, cabai hijau, tomat hijau, tomat merah dan kol. Disperindag berencana kembali menggelar operasi pasar gula pasir sebagai upaya menstabilkan harga.

Sumber : https://jogjapolitan.harianjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *