Soal RUU HIP, Bamsoet: MPR Hanya Menampung Aspirasi Masyarakat dan Mencegah Terjadinya Perpecahan

Soal RUU HIP, Bamsoet: MPR Hanya Menampung Aspirasi Masyarakat dan Mencegah Terjadinya Perpecahan

Suarayogyakarta.com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan jika MPR RI tidak dalam posisi mendukung atau tak mendukung Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), tapi hanya menampung berbagai aspirasi masyarakat.

“Dan apapun yang kira-kira bisa meredakan situasi dan bisa mencegah terjadinya perpecahan maka MPR pasti akan mendukung,” kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/7/2020).

MPR RI, kata Bamsoet, mendorong pemerintah agar merespon dinamika masyarakat ini untuk merubah Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang ada.

“Misalnya DIM sebelumnya yang menafsirkan ideologi nilai-nilai pancasila yang terdiri dari 60 pasal sekian puluh bab misalnya dipangkas. Dirubah total menjadi ya kurang lebih 16-17 pasal misalnya atau 66 bab jadi 6 bab itu silahkan aja. kita serahkan semuanya kepada pemerintah,” tuturnya.

Politisi Partai Golkar itu menambahkan, saat ini DPR sudah menyerahkan keputusan pembahasan RUU HIP itu kepada pemerintah.

Sekarang, lanjut Bamsoet, MPR RI tinggal menunggu respon pemerintah.

Menurut Bamsoet, sepenuhnya MPR RI menyerahkan kepada pemerintah, tentu dengan berbagai pertimbangan dinamika yang akan dilaksanakan.

“Nanti apakah pemerintah akan karena melihat situasi dan kondisi masyarakat yang ada lalu pemerintah mengabil inisiatif bawah RUU ini menjadi inisiatif pemerintah bisa saja,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *