PP PMKRI dan MPR RI Bersinegis Membumikan 4 Pilar Kebangsaan

PP PMKRI dan MPR RI Bersinegis Membumikan 4 Pilar Kebangsaan

Jakarta – Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) periode 2020-2022, Selasa (21/7/20) berkesempatan bersilaturahmi dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Dalam silaturahmi dan audiensi yang terjadi di ruang kerja MPR RI tersebut, segenap PP PMKRI diterima Ketua MPR RI, H. Bambang Soesatyo, S. E., M.B.A didamping segenap jajaran MPR RI yang sempat hadir.

Ketua Presidium PP PMKRI, Benediktus Papa, pada kesempatan memperkenalkan struktur Pengurus Pusat yang baru pasca-pelantikan PP PMKRI pada 25 April 2020 lalu.

Turut hadir dalam silahturam tersebut, Sekertaris Jendral (SEKJEN), Presidium Hubungan Perguruan Tinggi (PHPT), Ketua Lembaga Kajian Energi dan SDA, Ketua Lembaga Hukum dan HAM.

Benny juga pada kesempatan itu menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan fokus program kerja PP PMKRI selama dua tahun ke depan.

“Dalam kepengurusan ini, kami berkomitmen pada gerakan eksternal yakni fokus pada isu Lingkungan hidup, Radikalisme, Hak Asasi Manusia (HAM), Pemberantasan Korupsi,” ungkap Benny.

Benny juga mengemukakan beberapa hal yang menjadi isu nasional dan perlu ditanggapi secara serius yakni RUU Omnibus Law, dan RUU BPIP.

“Kami berharap agar ke depannya PMKRI dan MPR RI bisa membangun sinergitas dalam membumikan 4 Pilar kebangsaan. Tentu harapan ini juga menjadi wujud tanggung jawab dan perhatian PMKRI secara nasional sebagai organisasi pemuda dalam mengawal Pancasila sebagai dasar negara,” harap Benny.

Menanggapi beberapa hal tersebut, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengucapkan dukungan terhadap kepengurusan PMKRI yang baru dan mengapresiasi niat baik PMKRI dalam mengawal Pancasila melalui 4 Pilar Kebangsaan.

“Lanjud Bambang, terkait polemik RUU HIP, Pemerintah sudah merubahnya menjadi BPIP. “Haluan Ideologi Pancasila sudah tidak ada lg, sekarang diganti dengan Badan Pengawas Ideologi Pancasila (BPIP) untuk mengawal gerakan2 Radikalisme dan paham komunis. Sehingga perlu di Undang – Undangkan.

Pada akhir audiensi, Ketum PP PMKRI didampingi Sekretaris Jenderal dan jajaran PP PMKRI menyerahkan Cinderamata serta draf program kerja selama dua tahun ke depan kepada Ketua MPR RI.

Disaat yang bersamaan jg, Ketua MPR memberikan cinderamata kepada PMKRI sebagai bentuk dukungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *