August 5, 2020

Perpanjangan Tanggap Darurat, Pemkot Yogyakarta Perkuat Protokol COVID-19

Daerah Istimewa Yogyakarta memperpanjang masa tanggap darurat sampai 31 Agustus 2020.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan perpanjangan masa tanggap darurat menjadi penguatan protokol COVID-19.

“Kita tetap melakukan penguatan protokol, kan masih ada yang positif. Pak Gubernur mengatakan selama masih ada di rumah sakit, masih akan perpanjangan,”katanya kepada wartawan, Jumat (31/07/2020).

Ia melanjutkan pihaknya tidak bisa meremehkan kasus yang berkembang. Hingga saat ini masih ada kasus yang terjadi di masyarakat.

“Kalau anggaran tidak siapkan, tidak fleksibel, kami khawatir tidak bisa menangani kasus dengan baik. Selama ini Pemkot menganggarkan Rp174 Miliar, nanti akan dimasukkan dalam APBD Perubahan,”lanjutnya.

Sebelumnya, Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mendukung langkah Pemda DIY untuk memperpanjang masa tanggap darurat.

Ia menilai perpanjangan masa tanggap darurat bukan berkaitan dengan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ataupun pembatasan kegiatan masyarakat.

“Provinsi mewacanakan perpanjangan masa tanggap darurat. Bukan untuk membatasi kegiatan masyarakat, tetapi kaitannya dengan policy (kebijakan) anggaran pemerintah daerah,” katanya

“Kalau perpanjangan masa tanggap darurat kita gunakan dana tak terduga untuk penanganan COVID-19. Karena COVID-19 ini kan kita tidak tahu sampai kapan. Kami akan ikuti jika perpanjangan masa tanggap darurat, kami juga siapkan hal itu,” sambungnya.

Sumber : https://jogja.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *