Menteri Agama tekankan toleransi dalam beragama

Menteri Agama tekankan toleransi dalam beragama

Menteri Agama Republik Indonesia Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi dalam tausiyahnya di Unhas, Makassar, Selasa, menekankan pentingnya toleransi dalam beragama.

Menag Fachrul Razi dalam tausiyahnya yang bertema: “Pemuda Indonesia Unggul untuk Indonesia Maju” mengatakan toleransi harus dimiliki dalam menjaga keutuhan bangsa.

Dengan keragaman yang dimiliki Indonesia, berbagai macam suku bangsa, ras maupun agama, menjadi salah satu potensi besar munculnya konflik dan toleransi menjadi penguat untuk menciptakan kerukunan masyarakat.

Kami selalu ingin mengajak semua pihak untuk meningkatkan toleransi dalam setiap kehidupan, sebab ini merupakan bagian dari kekuatan kita.

Diakhir tausiyahnya, Menteri Agama mengajak para peserta yang hadir untuk menunjukkan bahwa Islam menekankan perdamaian dan toleransi.

Hal ini menjadi kunci kerukunan dan pemersatu diantara banyaknya perbedaan yang ada di Indonesia.

Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA dalam rilisnya mengucapkan terima kasih atas kesediaan Menteri Agama untuk berkunjung dan bertemu dengan mahasiswa serta sivitas akademika Unhas.

Prof Dwia mengatakan, Unhas selalu berupaya untuk menerapkan sikap toleransi di antara umat beragama yang ada di Unhas.

“Perlu kami sampaikan bahwa 16 fakultas yang ada di Unhas memiliki musholla yang dikelola dengan baik. Selain itu, kita menyediakan wadah pengembangan dan pembinaan keagamaan melalui organisasi seperti Mahasiswa Pencinta Musholla (MPM). Kita juga ada Gerakan Unhas Mengaji dan Sholat Berjamaah yang dilaksanakan setiap hari Selasa. Ini semua dimaksudkan untuk memperkuat karakter mahasiswa dengan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Di akhir sambutannya, Prof Dwia berharap kehadiran Menteri Agama di Unhas bisa memberikan tambahan wawasan dan motivasi bagi mahasiswa dan sivitas akademika Unhas dalam mengembangkan karakter religius dalam diri mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *