Gunungkidul – Ada yang berbeda di Warmindo Sarana, Selang, Gunungkidul, pada Selasa pagi (30/6). Saat sebagian orang masih menikmati waktu santai atau baru memulai aktivitas, puluhan mahasiswa Universitas Gunung Kidul (UGK) justru sudah berkumpul sejak pukul 08.00 WIB untuk mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Belanda melawan Maroko.
Suasana hangat langsung terasa begitu memasuki area Warmindo Sarana. Cahaya matahari pagi menerangi ruangan yang didominasi dinding kayu, menciptakan suasana nyaman untuk menikmati pertandingan. Di salah satu sudut ruangan tampak bendera berlogo Universitas Gunung Kidul (UGK) yang semakin menguatkan nuansa kebersamaan antar mahasiswa.

Dengan konsep lesehan di atas tikar, para mahasiswa dan mahasiswi terlihat menikmati jalannya pertandingan secara santai. Mata mereka tertuju ke layar proyektor besar yang menampilkan duel seru antara Belanda dan Maroko. Sesekali terdengar sorak-sorai, tepuk tangan, hingga komentar-komentar khas pecinta sepak bola yang membuat suasana semakin hidup.
Yang menarik, nobar kali ini dipadukan dengan agenda sarapan bersama. Meja-meja kecil di sekitar peserta dipenuhi gelas minuman hangat, camilan, hingga menu khas Warmindo Sarana yang menemani jalannya pertandingan. Perpaduan sepak bola, sarapan, dan kebersamaan menjadikan pagi itu terasa lebih berwarna.
Kegiatan ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa lintas program studi. Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, momen sederhana seperti ini menjadi kesempatan untuk berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati waktu bersama.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat mahasiswa UGK tidak mengenal waktu. Meski berlangsung sejak pagi hari, semangat mendukung tim favorit tetap membara. Gelak tawa, diskusi ringan tentang jalannya pertandingan, hingga canda antarteman menjadi bukti bahwa kebersamaan adalah kemenangan yang sesungguhnya.
Menurut salah satu mahasiswa bernama Krisna Dio Prasetya:
“Bagi saya, nobar pagi seperti ini seru banget. Biasanya pagi dipakai buat kuliah atau aktivitas masing-masing, tapi kali ini kami bisa kumpul bareng teman-teman sambil sarapan dan menikmati pertandingan Piala Dunia. Selain bisa mendukung tim favorit, kegiatan ini juga bikin kami semakin akrab. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan karena sederhana, tapi dampaknya besar untuk mempererat kebersamaan mahasiswa UGK,” ujar Dio.
Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa UGK kembali membuktikan bahwa kampus bukan hanya tempat belajar di ruang kelas, tetapi juga ruang untuk membangun persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan melalui kegiatan yang sederhana namun penuh makna.
Sarapan sudah, nobar seru pun jalan. Pagi produktif, semangat positif!
