Gunungkidul – Ada yang berbeda di Warmindo Sarana, Selang, Gunungkidul, pada Selasa pagi (30/6). Saat sebagian orang masih menikmati waktu santai atau baru memulai aktivitas, puluhan mahasiswa Universitas Gunung Kidul (UGK) justru sudah berkumpul sejak pukul 08.00 WIB untuk mengikuti…
Suara Yogyakarta – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia memastikan lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar militer (Latsarmil) telah memperoleh penanganan…
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan langsung penerapan program biodiesel B50 pada 1 Juli 2026 mendatang. Hal itu diungkapkan Dirjen Minyak dan Gas (Migas) Laode Sulaeman saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/6/2026). merupakan bahan bakar minyak (BBM) hasil pencampuran…
Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, Tommy Kurniawan mendukung penuh program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mensejahterakan dan mencerdaskan rakyat Indonesia. Program prioritas Presiden mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pemerataan pendidikan melalui sekolah rakyat telah menunjukkan…
Pemerintah memastikan jika program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan. Hanya saja, tata kelola program tersebut bakal dievaluasi total. Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengungkapkan jika saat ini tengan dilakukan pembenahan internal di Badan Gizi Nasional (BGN).…
Pemerintah memastikan upaya memperkuat kepercayaan pasar dan pelaku ekonomi terus dilakukan melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk penguatan iklim investasi, percepatan deregulasi, serta dorongan terhadap hilirisasi dan industrialisasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan persnya di…
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menanggapi rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) yang menguat dalam dua hari terakhir. SBY mengatakan, ada berita baik dan berharap tren itu bisa menjadi awal yang baik untuk kondisi ekonomi…
Suara Yogyakarta – Wacana Reformasi Jilid II yang disampaikan oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jawa Tengah kembali memunculkan perdebatan mengenai kondisi bangsa saat ini. Aspirasi yang disampaikan mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Namun,di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, mengedepankan solusi konkret jauh lebih penting dibanding membangunnarasi krisis yang berpotensi memperlemah optimisme publik. Tantangan ekonomi nasional memang menjadi perhatian banyak pihak. Perlambatan ekonomi global, ketidakpastian pasar internasional, dan perubahan dinamika geopolitik dunia memberikan tekanan terhadapberbagai negara, termasuk Indonesia. Kondisi tersebut menuntutpemerintah untuk bekerja lebih keras sekaligus lebih cermat dalammenyusun kebijakan. Pemerintah melalui Istana Kepresidenan menunjukkan sikap terbukaterhadap aspirasi yang berkembang di masyarakat. Respons yang diberikan menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup ruang dialog dan tetap menghargai masukan dari berbagai kelompok, termasukmahasiswa. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa tuntutanyang disampaikan mahasiswa diterima sebagai masukan yang berhargabagi pemerintah. Namun, ia menjelaskan bahwa persoalan ekonomimemiliki tingkat kompleksitas yang tinggi sehingga tidak dapatdiselesaikan secara instan dalam tenggat waktu tertentu. Penjelasan Prasetyo menunjukkan bahwa pengelolaan ekonomi nasionalmemerlukan proses yang matang. Berbagai kebijakan harusmempertimbangkan banyak faktor agar keputusan yang diambil tidakhanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga mampumenjaga stabilitas dalam jangka panjang. Dinamika ekonomi global saat ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi dalam negeri. Pergerakan nilai tukar, perubahankebijakan ekonomi negara-negara besar, hingga fluktuasi hargakomoditas dunia merupakan variabel yang harus diperhitungkan secarahati-hati oleh pemerintah. Pendekatan pemerintah terhadap ultimatum yang diberikan mahasiswajuga menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Pemerintah tidakmelihat tuntutan tersebut sebagai ancaman, melainkan sebagai doronganmoral agar seluruh jajaran kabinet terus meningkatkan kinerja dalammelayani masyarakat. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai bahwapersoalan ekonomi, demokrasi, dan tata kelola pemerintahan memangperlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, berbagai tantangan yang muncul saat ini merupakan alarm yang harus disikapi secara serius oleh seluruh komponen bangsa. Pandangan Hasto menunjukkan bahwa penyelesaian masalah nasionaltidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Pemerintah memangmemiliki tanggung jawab utama, tetapi masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial, akademisi, dan kekuatan politik juga memiliki peranyang sama pentingnya. Semangat gotong royong yang disampaikan Hasto menjadi salah satunilai penting dalam perjalanan reformasi…
Pengurus Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren Seluruh Indonesia menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 yang diikuti oleh santri, mahasiswa, dan masyarakat umum sebagai upaya memperkuat persatuan, persaudaraan, serta semangat kebangsaan melalui olahraga. Kegiatan yang berlangsung penuh antusias…
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2027 dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menteri Keuangan memaparkan arah kebijakan ekonomi dan…