Categories kesehatan Nasional

MBG Intervensi Gizi Sejak Dini

Suara Yogyakarta – Pemerintah menempatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai intervensi utama untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat sejak usia dini. Program ini dirancang untuk menjawab persoalan stunting, anemia, serta rendahnya kesadaran gizi yang masih dihadapi Indonesia.

Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Hariko Wibawa Satria, mengatakan kondisi gizi anak Indonesia masih membutuhkan perhatian serius agar pembangunan sumber daya manusia dapat berjalan optimal.

“Masih ada sekitar 19 persen anak stunting, 31 persen remaja putri anemia, dan sebagian besar anak memiliki budaya makan yang kurang sehat,” katanya.

Menurut Hariko, MBG tidak sekadar membagikan makanan, tetapi juga membangun literasi gizi dan kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan balita.“Makan Bergizi Gratis ini adalah pesan bahwa tidak boleh ada anak Indonesia yang kelaparan atau kurang gizi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini program MBG telah menjangkau sekitar 45 juta penerima manfaat setiap hari. Program tersebut juga membuka lapangan kerja baru melalui ribuan satuan pelayanan pemenuhan gizi yang tersebar di berbagai daerah.

Hariko menegaskan, pemerataan gizi menjadi fondasi penting untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *