Categories Infrastruktur Nasional

KSP Sebut Pembangunan Infrastruktur IKN Berjalan Sesuai Rencana

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara sudah berjalan sesuai tahap yang direncanakan.

”Info dari Kasatgas progres pembangunannya sudah lima belas persen,” kata Moeldoko.

Dalam kunjungan lapangan beberapa waktu lalu, Moeldoko melihat langsung pembangunan infrastruktur pusat pemerintahan dari Gardu Pandang Istana. Yakni meliputi Istana Kepresidenan dan kantor kementerian.

Moeldoko menyampaikan, terdapat sejumlah kendala terkait faktor cuaca. Namun, pembangunan infrastruktur IKN berjalan dengan baik dan sesuai tahap yang ditetapkan.

Moeldoko menegaskan, Presiden Joko Widodo memiliki semangat luar biasa dalam pembangunan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur. Sehingga, semua pihak harus memberikan dukungan agar pembangunan IKN bisa cepat terwujud.

”Pembangunan IKN ini akan jadi pengungkit tumbuhnya ekonomi dan sektor lain. Ini yang harus dipahami semua pihak. Jadi jangan ada yang memanfaatkan momentum ini untuk mengganggu proses pembangunan,” ujar Moeldoko.

Selain melihat pembangunan infrastruktur pusat pemerintahan, Moeldoko juga berkeliling meninjau rumah tinggal untuk pekerja konstruksi dan Bendungan Sepaku Semoi. ”Rumah tinggal untuk pekerja sangat layak. Ini membuat saya semakin yakin pembangunan IKN bisa cepat selesai,” tutur Moeldoko.

Pemerintah telah memiliki rencana pembangunan IKN di Kalimantan Timur mulai 2022 hingga 2045 yang dibagi dalam lima tahap pembangunan. Tahap pertama pada 2022-2024 pembangunan akan difokuskan pada infrastruktur dasar mulai dari penyediaan air minum, tenaga listrik, hingga pengelolaan limbah.

Tahap II pada 2025-2029, fokus pembangunan akan dipusatkan pada area inti seperti fasilitas transportasi umum baik primer maupun sekunder. Pembangunan tahap III pada 2030-2034 meliputi pengembangan kawasan-kawasan industri dan sektor lainnya. Pada tahap IV dan V yang menjadi tahap akhir, masing-masing dilakukan pada 2035-2039 dan 2040-2045.

”Pada tahap akhir IKN mencapai net zero-carbon emission dan seratus persen energi terbarukan, pengembangan industri berkelanjutan, dan menjadi kota terdepan di dunia dalam hal daya saing,” jelas Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Nusantara Danis Sumadilaga.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *