Categories Infrastruktur Nasional

IKN Kebanjiran Investor, Berkomitmen Bangun Sarana Pendidikan dan Perumahan, Jokowi: Minat Investasi di IKN Tinggi

Ibu Kota Nusantara (IKN) dikabarkan saat ini tengan dibanjiri oleh investor, untuk turut melakukan pembangunan dalam berbagai bidang.

Terbaru, dikabarkan terdapat 6 investor swasta yang siap untuk membangun sarana pendidikan dan perumahan di kawasan IKN Kalimantan Timur.

Sebelumnya, presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengukapkan prihal meningkatnya Minat Investasi di IKN.

Hal ini ia sampaikan saat melalukan peletakan batu pertama atau groundbreaking sejumlah infrastruktur di IKN, pada Kamis, 29 Februari 2024.

Jokowi menyebutkan bahwa minat investasi di IKN terus meningkat.

“Yang antre ini banyak, hanya mengatur di mana lahan yang sudah clear and clean, kemudian kawasannya di mana agar ekosistem ini segera terbentuk sehingga kota menjadi hidup,” ujar Jokowi, dilansir Ayobandung.com dari situs resmi Kementrian Sekertariat Negara Republik Indonesia, Senin 1 April 2024.

Menurutnya, lonjakan minat investor di IKN ini yerjadi pasca Pemilu 2024 kemarin. Ia pun mengingatkan pentingnya pengaturan lahan dan ekosistem yang baik untuk memastikan pembangunan kota yang berkelanjutan.

Disisi lain, terdapat 6 investor swasta IKN Nusantara yang komitmen untuk bangun sarana pendidikan dan perumahan di Ibu Kota Negara tersebut.

Disebutkan, investor swasta tersebut berinisiatif atau unsolicited untuk mengembangkan pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Pembiayaan publik dan Pengembangan Proyek PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) Faris Pranawa di Jakarta, pada Rabu 27 Maret 2024.

“Menariknya saat ini sudah ada pihak swasta yang berinisatif atau yang kita kenal unsolicited project, sudah ada hampir 6 calon investor, di sektor perumahan dan juga ada di sektor pendidikan,” ujar Faris, dilansir Ayobandung.com dari YouTube Tribun Kaltim Official, Senin 1 April 2024.

Untuk membantu persoalan dinamika investor di IKN, SMI turut membantu Otorita IKN menyiapkan dokumen dan melakukan evaluasi proposal yang ada.

“Kita membantu pengembangan organisasi yang intinya membuat otorita siap mengakses pendanaan dari swasta atau menawarkan proyek kepada pihak swasta,” terang Faris.

Faris juga mengatakan, saat ini perusahaan menerima penugasan dari pemerintah sebesar Rp 1,3 triliun. Adapun dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 825 miliar digunakan untuk pembangunan IKN.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *