August 5, 2020

Dongkrak Belanja Domestik Dinilai Bisa Cegah Resesi

Jakarta – Pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk meningkatkan belanja domestik. Kebijakan ini dinilai bisa mempertahankan perekonomian nasional dari resesi akibat pandemi covid-19 (korona).

Sejumlah kebijakan itu yakni melanjutkan proyek strategis nasional, penyaluran kredit usaha rakyat, dan penyaluran gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Hal ini seharusnya bisa mengangkat (perekonomian nasional),” kata ekonom Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal Hastiadi dalam diskusi Iluni UI secara virtual, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Dia menjelaskan penggerak utama roda perekonomian Indonesia yakni belanja domestik. Untuk itu, dibutuhkan kebijakan yang dapat menopang belanja domestik.

Fithra melihat sektor ekonomi domestik menunjukkan sinyal perbaikan setelah sempat berhenti selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Misalnya, konsumsi rumah tangga, industri, dan pergerakan masyarakat.

“Kita banyak sekali mempunyai indikasi-indikasi positif maka yang harus kita dorong adalah faktor domestiknya,” tutur dia.

Dia meminta pemerintah memanfaatkan peluang yang ada. Fithra khawatir bila tidak memanfaatkan peluang, resesi ekonomi Indonesia bisa mengarah ke depresi.

“Maka ini harus ditopang, harus cepat-cepat kalau tidak kita akan kehilangan momentum tadi untuk mengungkit perekonomian,” ujar dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *