Daerah Gotong-Royong Tangkal Korona

Daerah Gotong-Royong Tangkal Korona

PARA pemimpin di daerah bergerak cepat melakukan berbagai upaya antisipatif untuk menangkal penyebaran infeksi virus korona atau covid-19.

Di Nusa Tenggara Timur (NTT), Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menyatakan akan menutup sementara pintu perbatasan dengan Timor Leste untuk mencegah penyebaran virus korona.

“Kita berkoordinasi agar perbatasan dengan Timor Leste ditutup sementara,” kata Laiskodat seusai memberikan kuliah umum di Poltekes Kemenkes Kupang, kemarin.

Dia menegaskan, kendati belum ada laporan warga Timor Leste menjadi suspect virus korona, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah meningkatkan status penyebaran virus itu menjadi pandemi global.

Terpisah, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini turun memimpin pencegahan penyebaran virus korona di ‘Kota Pahlawan’. Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan ialah menyiapkan ratusan ribu masker bagi warga Surabaya.

“Saya minta Dinas Kesehatan untuk menyimpan persediaan masker. Sekarang  sudah dibagi ke kelurahan. Nanti boleh dicek di kelurahan dan di puskesmas,” ungkap Risma dalam keterangan resminya, kemarin.

Selain itu, Risma juga mengajak masyarakat agar rutin mencuci tangan setelah beraktivitas. Hingga kini, penyebaran virus korona di Surabaya masih nihil.

Di Tasikmalaya, Polres ­Tasikmalaya Kota turun mengajak masyarakat bergotong-royong membersihkan lingkungan guna mengantisipasi penyebaran virus korona. Pola hidup bersih dan sehat tersebut dilakukannya di dua fasilitas umum di Kecamatan Ciawi dan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.

“Kebersihan bukan hanya meng-antisipasi virus korona, tetapi juga untuk memberantas sarang dan jentik nyamuk guna mencegah DBD,” kata Kepala Polres Tasikmalaya Kota, Ajun Komisaris Besar Anom Karibianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *