Virus Corona Meluas, Kementan Jamin Stok Pangan Aman hingga Agustus

Virus Corona Meluas, Kementan Jamin Stok Pangan Aman hingga Agustus

Suarayogyakarta.com – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, stok 11 kebutuhan pangan dalam kondisi aman di tengah merebaknya wabaah virus corona. Dia menepis stok pangan saat ini dalam kondisi menipis sehingga masyarakat tak perlu khawatir terjadinya kekurangan pasokan serta kenaikan harga barang.

“Kementan mengawal ketat pasokan dan stok pangan. Masyarakat tenang dan tidak perlu resah. Hitungan kami hingga Agustus masih cukup,” kata Syahrul di Jakarta, Senin (16/3).

Syahrul mengatakan ada 11 komoditas pokok yang dikawal, yakni beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng.

Menurut Mentan, panen raya padi, jagung dan komoditas lainnya masih terus berlangsung hingga beberapa bulan kedepan. Dengan demikian, stok pangan akan terus bertambah dan secara simultan mengisi pasar.

Namun, dia juga tak menampik bahwa memang ada komoditas yang stoknya harus didatangkan dari luar negeri, karena produksi dalam negeri belum mencukupi saat ini, seperti bawang putih, daging sapi dan gula.

“Keadaannya tidak terhindarkan mengingat pemerintah ingin pastikan tidak ada kelangkaan menjelang puasa dan lebaran,” ujarnya.

Pemerintah juga akan melibatkan para  pengusaha bidang pangan untuk menjaga stok dan harga [pangan agar tetap stabil. Dia pun mengajak semua pihak tidak mengambil keuntungan dari keadaan abnormal akibat wabah virus corona.

Berdasarkan data perkiraan pasokan ketersediaan pangan strategis nasional, untuk periode Maret hingga Agustus 2020 untuk komoditas beras ditaksir terdapat ketersediaan 25,6 juta ton dari angka kebutuhan 15 juta ton.

Jagung ketersediaanya 13,741 juta ton dari total kebutuhan 9,09 juta ton. Kemudian bawang merah tersedia sekitar 1 juta ton dari  asumsi kebutuhan 701 ribu ton.

Selain itu, untuk komoditas bawang putih stok 288 ribu ton, kebutuhannya 291 ribu ton  sehingga ada kekurangan 196 ribu ton. Lalu gula dari pasokan 2,8 juta ton, kebutuhannya 1,39 juta sehingga ada surplus 672 ribu ton.

Lalu cabai besar 657 ribu ton dari kebutuhan 551 ribu ton,  daging ayam ras 2 juta ton dari kebutuhan 1,73 juta ton, telur ayam ras ada pasokan 2,5 juta ton dengan asumsi kebutuha  2,4 juta ton.

Berikutnya daging sapi/kerbau dengan pasokan 517.872 dan kebutuhan 376.035 sehingga ada surplus 290.000. Lalu minyak goreng 23,3 juta ton pasokan, kebutuhannya 4,4 juta ton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *