Presiden Jokowi Resmikan Underpass Terpanjang Di Indonesia

Presiden Jokowi Resmikan Underpass Terpanjang Di Indonesia

Setelah dinantikan oleh masyarakat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya meresmikan pembangunan jalan bawah tanah atau underpass Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Underpass sepanjang 1,4 km yang juga merupakan underpass terpanjang di Indonesia, telah selesai dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga pada 6 Desember 2019 dan dibuka untuk umum (open traffic) pada 24 Januari kemarin.

“Pada sore ini saya meresmikan underpass terpanjang di Indonesia. Underpass ini merupakan bagian dari keseluruhan proyek YIA. Saya harap dapat memberikan peningkatan wisatawan menuju Yogyakarta dan sekitarnya,” ucap Jokowi saat acara peresmian akhir pekan lalu.

Pembangunan underpass ini, bertujuan agar akses jalur nasional Pantai Selatan (Pansela) yang menghubungkan Purworejo dan Wates – Yogyakarta tetap terbuka, karena pembangunan YIA memotong jalan Pansela yang lama.

Sementara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan underpass ini Jalan Pansela tidak terputus oleh runway YIA. Disamping itu, beroperasinya underpass YIA juga mendukung Jalur Pansela sebagai alternatif Jalur Pantura, yang telah padat lalu lintasnya dan menjadi jalur wisata.

“Kita terus promosikan jalur Pansela Jawa, supaya orang tertarik lewat Selatan. Karena tidak hanya jalannya yang bagus, namun juga memiliki pemandangan yang indah (panoramic road) karena banyaknya objek wisata,” kata Basuki.

Underpass YIA terdiri dari konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 1.095 meter, serta jalan pendekat arah timur dan barat masing-masing sepanjang 158 meter dan 183 meter.

Underpass tersebut memiliki lebar 7,85 meter, clearance atas 5,2 meter, samping 18,4 meter dan dikerjakan oleh kontraktor PT.Wijaya Karya – MCM KSO.

“Selain dilengkapi fasilitas standar untuk terowongan, underpass YIA juga dilengkapi dengan peringatan suara bagi para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menyalakan lampu dan memenuhi batas kecepatan 40 kpj,” ujar jelas Basuki.

Untuk menjamin kenyamanan, underpass YIA dibangun dengan lapisan pelindung sheet pile pada dinding, untuk menghindari rembesan air penyebab banjir.

Dilengkapi empat pompa dengan kemampuan mengalirkan debit air 5 meter kubik/menit untuk setiap pompa.

“Debit air ini kemudian dialirkan ke sistem drainase yang menyatu dengan bandara, kemudian dialirkan ke arah laut. Untuk keamanan dilengkapi dengan delapan pintu darurat yang tersebar di sisi kiri dan kanan setiap 250 meter,” pungkas Basuki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *