Pemerintah Tingkatkan Penyediaan Kebutuhan Rumah dengan Harga Terjangkau

Pemerintah Tingkatkan Penyediaan Kebutuhan Rumah dengan Harga Terjangkau

Wapres KH Ma’ruf Amin menuturkan, pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan penyediaan kebutuhan rumah dengan harga terjangkau.

Hal ini disampaikan Wapres Ma’ruf Amin saat membuka acara Indonesia Property Expo (IPEX) yang digelar PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN), kemarin (15/2).

Pada acara tersebut, Wapres didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama (Dirut) Bank BTN Pahala Nugraha Mansury, serta Komisaris Utama Bank BTN Chandra Hamzah.

“Pemerintah terus berupaya meningkatkan penyediaan kebutuhan rumah dengan harga terjangkau dan berkualitas yang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah,” katanya.

Lebih lanjut, Wapres merasa bangga karena program sejuta rumah yang dicanangkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam lima tahun terakhir terus mencapai kemajuan.

Saat ini, tercatat sekitar 70 persen berhasil dinikmati masyarakat berpenghasilan rendah. Termasuk kalangan milenial.

Sementara itu, Dirut Bank BTN Pahala menyebutkan, sektor properti bisa menjadi alternatif investasi di tengah ketidakpastian global.

Kondisi ekonomi makro global cenderung lesu. Salah satunya karena terimbas wabah virus korona.

Pahala menambahkan, sektor properti memiliki multiplier effect atau pengaruh ganda terhadap 170 industri turunan seperti konstruksi, semen, cat, dan lainnya.

Dirinya pun berharap sektor-sektor itu terus bertahan di tengah guncangan faktor eksternal.

Terlebih lagi, pemerintah dan Bank Indonesia memberi dukungan lewat peningkatan batasan tidak kena pajak pertambahan nilai (PPN) rumah sederhana dan rumah sangat sederhana, pembebasan PPN atas rumah/bangunan korban bencana alam, penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) pasal 22 atas hunian mewah dari 5 persen menjadi 1 persen, serta peningkatan batas nilai hunian mewah yang dikenai PPh dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).

Tambahan informasi, pameran properti di Jakarta Convention Center (JCC) itu menghadirkan 105 developer dengan lebih dari 650 proyek properti di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *