Kutuk Pelaku Teror, Ketua DPR Ajak Masyarakat Bersama Lawan Radikalisme

Kutuk Pelaku Teror, Ketua DPR Ajak Masyarakat Bersama Lawan Radikalisme

Ketua DPR Puan Maharani menyatakan DPR mengecam dan mengutuk pelaku peledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan dan serangan teror di Mabes Polri, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. DPR mengajak seluruh masyarakat Indonesia bersama-sama melawan paham radikalisme dan menjaga keutuhan NKRI.

“Kami mengecam dan mengutuk pelaku peledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan dan serangan teror di Mabes Polri Jakarta,” kata Puan Maharani dalam pidato Penutupan Masa Persidangan IV tahun Sidang 2020-2021, di rapat paripurna, Jumat (9/4/2021).

Ketua DPR meminta aparat keamanan dapat segera mengungkap dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aksi teror tersebut.

“Semua pihak agar meningkatkan kewaspadaan dan keamanan, khususnya di objek-objek vital dan tempat publik, dan jangan lengah untuk bersama-sama melawan aksi terorisme seperti ini,” ujar Puan.

Lebih jauh, Puan menyatakan DPR menilai saatnya warga Indonesia bersama-sama memperhatikan segala sesuatu yang mengancam keberadaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan kehidupan dalam Bhineka Tunggal Ika.

“Menjadi tugas bersama kita semua, untuk saling mengingatkan dan mencegah penyebaran paham yang dapat membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Puan.

Agenda dalam rapat paripurna tersebut, di antaranya adalah pembacaan laporan Komisi XI DPR atas hasil uji kelayakan terhadap Kantor Akuntan Publik (KAP) yang diajukan BPK dan Menteri Keuangan, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan. Lalu penyampaian pendapat fraksi-fraksi terhadap RUU usul inisiatif Komisi III DPR tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, yang dilanjutkan dengan pengambilan keputusan menjadi RUU usul DPR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *