Jokowi: Pedagang Malioboro Divaksin, Wisata Yogya Bergeliat

Jokowi: Pedagang Malioboro Divaksin, Wisata Yogya Bergeliat

Presiden Joko Widodo memantau vaksinasi massal di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (1/3). Dalam enam hari, hampir 20 ribu pedagang dan pekerja di pusat niaga dan wisata itu akan divaksin untuk menangkal Covid-19.

“Tadi melihat proses vaksinasi yang dilakukan untuk para pedagang di Pasar Beringharjo yang berjalan lancar dan juga untuk pedagang kaki lima, pelaku usaha, penjaga toko, karyawan di usaha-usaha di Jalan Malioboro sampai Alun-alun juga proses vaksinasinya berjalan lancar dan baik,” tutur Jokowi di Benteng Vredeburg, kawasan Malioboro.

Benteng peninggalan Belanda yang kini jadi tempat wisata itu menjadi lokasi vaksinasi massal.

Selain itu, vaksinasi juga diadakan di Pasar Beringharjo, pasar terbesar di DIY juga di kawasan Malioboro.Vaksinasi massal untuk para pedagang pasar ini kali kedua setelah digelar di Pasar Tanah Abang, Jakarta, pekan lalu. Di Yogyakarta, vaksinasi bakal diikuti sekitar 19.900 pedagang, pekerja, dan pelaku ekonomi di kawasan Malioboro.

“Kita harapkan ini segera diselesaikan sehingga kita berharap ekonomi bisa segera pulih kembali, bangkit kembali, dan pariwisata di Yogyakarta bisa bergeliat kembali dan menumbuhkan ekonomi,” ujarnya.

Jokowi didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Menteri Budi menjelaskan vaksinasi massal di Yogyakarta akan digelar dalam enam hari.

“Ini merupakan arahan Bapak Presiden agar di tahap dua vaksinasi untuk 16,9 juta tenaga publik, yaitu orang-orang yang pekerjaannya sehari-hari banyak bertemu dengan publik, salah satunya pedagang pasar,” kata Budi.

Ia berharap, setelah Tanah Abang dan Beringharjo, vaksinasi massal juga digelar di pasar-pasar besar di Indonesia. “Agar kegiatan ekonomi aktif. Pedagang cepat-cepat divaksin supaya membuat tenang para pengunjung pasar,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *