Categories kesehatan

Jokowi Minta Jajarannya Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk bergerak cepat mengantisipasi terjadinya lonjakan kenaikan kasus penularan Covid-19 saat libur panjang selama lima hari, pada Rabu (28/10) hingga Minggu (1/11).

Jangan sampai, pengalaman saat libur panjang 1,5 bulan lalu -yang berkontribusi pada meningkatnya jumlah kasus Covid-19 – terulang kembali.

Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan cuti bersama pada akhir Oktober 2020, tepatnya pada tanggal 28 dan 30 Oktober 2020, yang mengapit tanggal merah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 29 Oktober. Disambung tanggal 31 Oktober 2020 dan 1 November 2020, yang merupakan jadwal akhir pekan

“Lonjakan kenaikan kasus Covid-19 saat musim libur panjang di akhir Agustus 2020 lalu, jangan sampai terulang kembali. Karena itu, perlu kita bicarakan, agar kegiatan libur panjang dan cuti bersama ini jangan sampai berdampak pada kenaikan kasus Covid,” kata Jokowi, dalam rapat terbatas mengenai Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Libur Panjang Akhir Oktober 2020 di Jakarta, Senin (19/10).

Jokowi juga menyampaikan, hingga 18 Oktober 2020, penanganan Covid-19 di Indonesia sudah menunjukkan perbaikan. Salah satu indikatornya, tingkat kasus aktif Covid-19 di Indonesia telah menurun menjadi 17,69 persen dibanding bulan sebelumnya.

Angka ini lebih rendah dibanding kasus aktif Covid-19 di dunia, yang mencapai 22,54 persen.

“Ini bagus sekali. Dibanding bulan lalu, rata-rata kematian karena Covid-19 di Indonesia juga menurun dari 3,94 persen menjadi 3,45 persen. Sekali lagi, menurun dari bulan lalu 3,94 persen menjadi 3,45 persen. Untuk tingkat kesembuhan di Indonesia, saat ini mencapai 78,84 persen. Ini juga lebih tinggi dari rata-rata kesembuhan dunia yang tercatat 74,67 persen,” papar Jokowi.

“Hal-hal seperti ini harus terus kita perbaiki, sehingga tren kasus di Indonesia semakin membaik,” tegasnya.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *