Categories Politik

Jadi Pentolan KAMI, Elektabilitas Gatot Nurmantyo Cuma 1,4 Persen

Hasil survei Indikator Politik Indonesia menemukan elektabilitas mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo untuk capres 2024 tak sanggup masuk lima besar. Gatot jauh di bawah Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto yang menempati urutan satu dan dua.

Survei terbaru Indikator bertajuk ‘Politik, Demokrasi, dan Pilkada di Era Pandemi’.

“Ganjar berada di tingkat pertama dari tiga survei terakhir,” kata Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi, Pada survei terkini, elektabilitas Ganjar 18,7 persen.

“Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berada di posisi kedua dengan 16,8 persen,” kata Burhanuddin.

Posisi ketiga ditempati Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan elektabilitas 14,4 persen. Kemudian, Sandiaga Salahuddin Uno dengan elektabilitas 8,8 persen dan Ridwan Kamil di posisi lima dengan elektabilitas 7,6 persen.

Gatot menjadi sorotan publik setelah akhir-akhir ini getol mengkritik kebijakan pemerintah. Dia termasuk salah satu pentolan yang mendirikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

KAMI di deklrasikan di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/8/2020). Selain Gatot, figur yang hadir antara lain Din Syamsuddin, Rocky Gerung, Said Didu, Lieus Sungkharisma dan Jumhur Hidayat.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin sebelumya menilai, Gatot sedang tebar pesona untuk mencari simpati publik. Kendati demikian, peluangnya belum tentu terbuka lebar.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *