Di Tengah Pandemi, SPTJR Ajak Semua Elemen Solid Dukung Omnibus Law

Di Tengah Pandemi, SPTJR Ajak Semua Elemen Solid Dukung Omnibus Law

Ketua Umum Serikat Pekerja Transportasi Jalan Raya (SPTJR), Noak Banjarnahor meyakini bahwa masih ada peluang keterlibatan publik dalam penyempurnaan perumusan rancangan undang-undang (RUU) terkait Omnibus Law Cipta Kerja.

“Saya sendiri harus berpikir positif terhadap bangsa ini. Saat inilah adalah ujian sesungguhnya bagi rakyat Indonesia, khususnya angkatan kerja produktif. Apakah akan memilih status quo dan turut memperburuk situasi, atau turut ambil bagian menjadi solusi bagi permasalahan bersama,” kata Noak dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (13/4).

Untuk itu, ia pun mengajak semua pihak, terlebih para buruh untuk membangun solidaritas bersama pemerintah dan pengusaha dalam menghadapi situasi di tengah pandemi virus corona ini.

Kita tidak menolak RUU Cipta Kerja. Kita juga meminta agar para buruh membangun solidaritas bersama pemerintah dan seluruh elemen bangsa, termasuk pengusaha untuk saling bahu membahu menghadapi situasi sulit sekarang ini, khususnya dalam menghadapi pandemi global virus corona.

Dalam kesempatan itu, Noak juga mengingatkan agar dalam pembahasan yang tengah dilakukan pemerintah dan DPR tidak dilakukan secara tergesa-gesa dan tertutup. Sehingga, akan memunculkan beragam pertanyaan dan juga kecurigaan di publik.

Tidak hanya itu, dirinya mengimbau agar para buruh juga berempati terhadap para pelaku usaha, investor, dan juga pemerintah.
Sebab, sambungnya, jika mereka terus merugi, apalagi mengalami goncangan akibat pandemi corona, tidak mungkin para pengusaha terus memaksakan diri melanjutkan bisnisnya dan menggaji para pekerjanya.

Adanya aturan baru yang mendorong perbaikan iklim pengusaha, berinvestasi, bekerja, dan efisiensi birokrasi sangat kita dukung untuk mengembalikan iklim usaha menjadi sehat seperti semula pasca-Covid-19 (nantinya).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *