Categories kesehatan Yogyakarta

Cek Kesehatan Gratis di Yogyakarta, Target 30 Pasien Per Hari di Tiap Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani targetkan 30 pasien tiap hari per Puskesmas akses Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).

“Memang kita ditarget, paling tidak sehari ada 30 warga (cek kesehatan gratis),” kata dia.

Emma menjelaskan, masyarakat yang berulang tahun pada Januari hingga Februari diberi kesempatan mengakses PKG hingga 30 April 2025.

Dia mengatakan, cakupan pemeriksaan PKG disesuaikan dengan siklus hidup. Misalnya, untuk bayi ada 6 pemeriksaan sedangkan untuk dewasa terdapat 14 pemeriksaan.
Prosedur cek kesehatan gratis

Emma mengatakan, prosedur cek kesehatan gratis dilakukan dengan warga mengisi formulir yang telah disediakan, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Sebelumnya kan ada skrining untuk mengisi form-form mandiri itu. Nanti kalau memang indikasi penyakit untuk diperiksa, misalnya kanker dan lainnya, itu akan kita lanjutkan (pemeriksaan). Tapi kalau memang tidak ada (indikasi penyakit), ya itu cukup yang skrining yang sudah dilakukan,” beber dia.

Pemeriksaan yang dilakukan mulai dair pemeriksaan mata, gigi, dan jantung.

“Seluruh puskesmas di kota Yogyakarta sudah siap,” katanya.

Dia menambahkan, jika ditemukan penyakit yang harus segera dirujuk, pasien akan langsung diberi surat rujukan.

“Jadi kalau memang itu harus dirujuk ya kita rujuk. Konsepnya skrining, dalam rangka kita mengetahui apabila pasien mempunyai penyakit, itu jadi deteksi faktor risiko. Agar penyakit bisa segera tertangani,” kata dia.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sugeng Purwanto mengatakan, program PKG mulai diselenggarakan pada hari ini. Program PKG gratis bagi masyarakat dan ditujukan bagi mereka yang berulang tahun.

“Kalau sampai dengan April ini tidak tepat dengan hari ulang tahun pun tetap kita layani. Setelah april tentunya nanti disesuaikan,” ujar Sugeng.

Sugeng menambahkan program PKG di Kota Yogyakarta digelar serentak di 18 Puskesmas Kota Yogyakarta.

Dia berharap PKG dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena biaya dapat menggunakan fasilitas layanan kesehatan di Kota Yogyakarta.

“Kedepannya derajat kesehatan masyarakat ini akan meningkat karena kalau masyarakat sehat tentunya pembangunan juga akan lancar negara juga akan menjadi aman, jadi endingnya seperti itu,” bebernya.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *