Bank Dunia mengatakan perekonomian Indonesia akan tumbuh stabil di tahun-tahun mendatang lantaran didorong beberapa faktor seperti peningkatan belanja publik, meningkatnya investasi bisnis, dan permintaan konsumen yang stabil. Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Carolyn Turk mengatakan, berdasarkan Laporan Bank…
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pihaknya optimis kestabilan kondisi perekonomian saat ini dengan inflasi yang terkendali dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang baik dapat menjadi modal untuk memperkuat transformasi ekonomi nasional. “Kondisi ini menjadi modal yang solid…
Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPD IMM DIY) mengadakan audiensi dengan Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertemuan yang berlangsung di kantor BAWASLU DIY, Rabu, 19 Juni 2024. DPD IMM DIY menyampaikan harapan besar agar…
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berharap kontestasi politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Yogyakarta 27 November 2024 mendatang menjadi simbol bagi penyelenggaraan yang bermartabat dan berkualitas di wilayah tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua KPU DIY Ahmad…
Presiden RI, H Joko Widodo secara resmi membukaMusyawarah Nasional (Munas) V Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Makassar Sulawesi Selatan, Rabu (25/11) malam.Dalam pembukaan, Presiden Jokowi menekankan lima hal yang harus diperhatikan dalam membangun bangsa. Presiden Jokowimengatakan, terdapat lima hal yang harus diperhatikan dalam pembangunan, yakni pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, angka kemiskinan, inflasi, dan Koefisien Gini (Gini Ratio). “Kita boleh kerja keras dari pagi hingga pagi lagi, tapi jika lima hal ini tidak kita kejar, ya percuma saja,” katanyasaat membuka Munas V APPSI dengantema “Optimalisasi Peran Pemerintah Provinsi Dalam Mempercepat Perwujudan Indonesia Sejahtera” yang digelarselama 3 (tiga) hari, yaitu 25-27 November 2015. Dikatakajn Jokowi, sampai dengan kuartal ketiga 2015, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat sebesar 4,73% (data Oktober 2015), sedangkan tingkat pengangguran 6,18 juta jiwa (data Agustus 2015), angka kemiskinan 11,2% (data September 2015), inflasi 2,16% (Oktober 2015), dan Gini Ratio 0,4 (Oktober 2015). “Artinya, dilihat dari inflasi dan pertumbuhan ekonomi, kita masih ada keuntungan. Tapi yang perlu menjadi catatan, jangan bangga dulu jika pertumbuhan ekonomi tinggi tapi inflasinya masih berada diatasnya, ini tidak ada artinya. Kita harus memacu pertumbuhan ekonomi kita diatas laju inflasi,” tegasnyamelalui siaran pers Humas Setdaprov. Sementara itu, ditemui seusai acara, Gubernur Jatim H Saoekarwo mengatakan, untuk memacu pertumbuhan ekonomi, mengurangi pengangguran terbuka serta mengentaskan masyarakat miskin di daerah, sebaiknya digunakan demokrasi partisipatoris. Pasalnya, kebutuhan antara satu orang dengan orang lainnya tidak sama. “Di Jawa Timur, kami mengajak diskusi masyarakat untuk menentukan solusi atas permasalahan ekonominya. Misalkan ada yang ingin berdagang bakso tapi tidak memiliki modal, ya kita berikan rombong bakso dan modal dagangnya, kemudian ada yang ingin beternak, ya kita berikan modal kambing. Inilah demokrasi partisipatoris, solusi partisipatoris memberi peluang yang luas kepada rakyat untuk berpartisipasi secara efektif dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut kebijakan publik. Pembangunan untuk semua, dikerjakan secara bergotong-royong, rakyat sebagai subyek pembangunan (people center development, red),” tegasnya. Berkat demokrasi partisipatoris yang dijalankannya, kinerja ekonomi Jatim mengalami percepatan dari 4,57 persen ke 5,29 persen pada Semester I 2015, melaju diatas pertumbuhan industri nasional yang sejak 2011 menunjukkan tren melambat, dari 6,26 persen menjadi 4,2 persen pada Semester I 2015. Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional juga konsisten meningkat. Pada 2011, Jatim menyumbangkan 19,2 persen atau sebesar Rp326,63 triliun dari total PDB Nasional yang mencapai Rp1.704,25 triliun.Selanjutnya, jumlah tersebut meningkat pada 2014, yakni PDRB Jatim berkontribusi sebesar Rp445,30 triliun atau sebesar 20,1 persen terhadap PDB Nasional yang mencapai Rp2.215,75 triliun.
Sebanyak 1.700 pecinta burung se-Indonesia melaksanakan deklarasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang damai dan sejuk di Kalimantan Selatan (Kalsel) pada momentum lomba burung berkicau Kapolda Kalsel Cup 2024. “Total sebanyak 1.700 para pecinta burung se-Indonesia hadir di Kalimantan Selatan.…
Kantor Staf Presiden (KSP) memantau perkembangan pembangunan jalan tol ruas Solo – Yogyakarta dan ruas Yogyakarta – Bawen. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ratna Dasahasta, menyampaikan konstruksi telah berjalan secara simultan pada Seksi 1 dan 6, yang ditargetkan akan…
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta penyelenggara jasa internet untuk memutus akses internet yang berhubungan dengan judi online. Hal ini tercantum dalam surat nomor B-1678/M.KOMINFO/PI.02.02/06/2024 yang diteken Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) selaku Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas)…
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan Surat Edaran (SE) No. 200.2.2/2222/SJ tentang Stabilitas Penyelenggaraan Kegiatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024. Surat Edaran (SE) tersebut ditujukan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia agar dapat membangun koordinasi lintas pihak dalam menjaga…
SLEMAN—Ribuan perserta yang berasal dari Tim Pendamping Keluarga (TPK) menghadiri kegiatan Sinergi Penguatan Tenaga Lapangan untuk Menyukseskan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di DIY di Sleman City Hall, Sabtu (15/6/2024). Diharapkan TPK bisa menghadirkan seluruh anak dalam bulan…