Categories Uncategorized

Alasan Kemanusiaan, ForumSK Dukung PPKM Level 4 Diperpanjang

suarayogyakarta – Perpanjangan PPKM level 4 oleh pemerintah menuai dukungan dari beberapa pihak. Kali ini, dukungan datang dari Forum Solidaritas Kemanusiaan (ForumSK) yang diprakarasai tokoh nasional, guru besar, pegiat sosial dan profesional.

Mereka memberikan dukungan perpanjangan PPKM yang diputuskan pemerintah, demi alasan kemanusiaan.

Dukungan terhadap PPKM level 4 diperpanjang disampaikan 2 Guru besar, bersama tokoh lainnya yang ikut memprakarsai terbentuknya ForumSK.

Keduanya yakni Profesor M. Baiquni dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Profesor Winda M. Mingkid dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), beberapa waktu lalu.

Guru Besar UGM yang sekaligus Dewan Pengarah Forum Solidaritas Kemanusiaan Prof Baiquni menegaskan pihaknya melakukan langkah-langkah nyata dengan menangani edukasi dan literasi terkait covid-19.

“Hal ini salah satu cara kami membantu masyarakat agar memiliki kepercayaan diri dan kemandirian dalam menghadapi situasi pandemi. Termasuk cara kami mengisi kekosongan yang sudah dilakukan pemerintah selama ini,” jelas Baiquni.

Dia mengakui, serangkaian kebijakan pemerintah yang dilaksanakan untuk membatasi mobilitas masyarakat memang dilematis. Namun dia menilai hal ini perlu dilakukan agar dapat meminimalisir penularan covid-19.

Di sisi lain, masalah sosial di tengah masyarakat perlu diperkuat dengan mengambil kearifan lokal untuk membangun kemandirian masyarakat dengan cara gotong royong dengan saling memberi dan mengambil bahan makanan atau sedekah gotong-royong (Segoro).

“Jadi model kearifan lokal dari masing-masing daerah caranya beda-beda dan model mandiri seperti ini bisa dibuat di komunitas diberbagai tempat. Mari bergerak bersama Forum Solidaritas kemanusiaan,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Guru Besar Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Winda Mercedes Mingkid.

Menurutnya, bangsa Indonesia butuh kearifan lokal yang telah dilakukan oleh leluhur turun temurun yaitu gotong royong, mapalus, balale, alak tau, nugal untuk bersama – sama, bahu membahu melawan virus ini sesuai peran masing-masing.

Dikatakan hal yang dilakukan adalah bertahan untuk sementara waktu karena kalau tidak maka siklus ini akan berputar terus, mengambil lebih banyak lagi milik kita, nyawa, ekonomi dan kehidupan normal masyarakat.

Winda menjelaskan kebijakan pembatasan mobilitas warga dan protokol kesehatan 5 M serta vaksinasi adalah cara yang ampuh dan berhasil dilakukan oleh berbagai negara dalam upaya mengurangi jumlah penularan.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *