Pemerintah terus mempercepat pembangunan Ibu Kota Nusantara agar tak hanya bisa digunakan pada upacara hari kemerdekaan pada 17 Agustus, tetapi juga untuk digunakan bekerja sebagian aparatur sipil negara mulai September. Sampai dengan 4 Juli, realisasi pembangunan kawasan Istana Presiden telah mencapai 92,31 persen.
Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Septriana Tangkary mengatakan, Presiden Joko Widodo direncanakan akan menggelar upacara hari kemerdekaan di Istana Presiden di IKN. Adapun Wakil Presiden Ma’ruf Amin direncanakan akan menggelar upacara hari kemerdekaan di Istana Merdeka di Jakarta.
Ketua Satuan Tugas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Imam Santoso Ernawi mengatakan, pihaknya terus mengerjakan pembangunan IKN agar siap digunakan untuk upacara hari kemerdekaan pada 17 Agustus. Sampai dengan 4 Juli, realisasi pembangunan kawasan Istana Presiden telah mencapai 92,31 persen.
”Pengerjaan kawasan istana memang belum akan selesai semua. Namun, rencana sudah bisa digunakan secara fungsional untuk seremoni upacara hari kemerdekaan pada 17 Agustus nanti,” ujar Imam dalam konferensi pers ”Kesiapan Infrastruktur PUPR Menjelang Pelaksanaan Upacara Bendera HUT Ke-79 Kemerdekaan RI di IKN” secara daring
Imam menjelaskan, pihaknya mengagendakan bulan Juli sebagai bulan uji coba di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Segala pembangunan infrastruktur, baik mekanikal maupun elektrikal, akan diuji coba.
Selain itu, pihaknya juga akan menyelesaikan pembangunan sarana prasarana yang mendukung fungsi kenegaraan, seperti mes untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), pos petugas pemadam kebakaran, pos penjaga, dan gedung anjing penjaga atau K9. ”Agar Agustus nanti sudah bersih,” ujar Imam.
Tak hanya itu, pihaknya juga tengah menyelesaikan rumah tapak para menteri. Dari 34 unit rumah menteri yang direncanakan, saat ini sudah terbangun 14 unit rumah. Dari 14 unit rumah itu, sebanyak 4 unit rumah sudah siap secara fungsional, termasuk telah dilengkapi perabot. Adapun pada pekan ini, 10 unit rumah lainnya juga akan mulai diisi perabot.
Imam menjelaskan, setelah upacara hari kemerdekaan, pekerjaan tetap terus dilakukan, salah satunya untuk menyiapkan perpindahan sebagian aparatur sipil negara (ASN) bekerja secara fungsional di IKN.
”Ada sebagian ASN yang direncanakan berkantor di IKN pada September. Jadi targetkan September itu sudah bisa digunakan secara fungsional,” ujar Imam.
Pihaknya juga telah membangun total 12 menara untuk tempat tinggal ASN. Sebanyak 8 menara untuk hunian PNS dan 4 menara diperuntukkan bagi warga. ”Nanti ASN tinggal bawa koper saja,” ujar Imam.
Untuk sementara menara difungsikan sebagai ruang bagi panitia acara hari kemerdekaan.
