Categories Infrastruktur Nasional

Pemerintah Indonesia sudah berikan perhatian yang cukup untuk pembangunan Papua

Pemerintah Republik Indonesia dinilai telah memberikan perhatian yang cukup tinggi terhadap pembangunan di Papua. Hal itu terbukti dari besarnya kucuran dana dari Jakarta ke Papua yang nilainya mencapai triliunan rupiah dalam 20 Tahun berturut-turut.

Hal itu dikatakan Timotius Pasang, Dosen di New Zealand dan Amerika Western Michigan University dalam Webinar Bincang-Bincang Pendidikan dan Masa Depan Papua melalui media daring yang dilakukan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia atau GMKI dan Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

“Sekitar 17 atau 19 kali Presiden Jokowi ke Papua. Itu artinya Papua menjadi target paling tinggi untuk dikembangkan di Indonesia,”katanya

Namun, lanjut Timotius, pertanyaan yang mengganggu dirinya yaitu dari sekian banyak uang yang dikucurkan untuk Papua, apa yang sudah dikembangkan di Papua? apakah uang-uang tersebut sudah dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk perkembangan papua atau bagaimana?” tanya Timotius.

Timotius bahkan mempertanyakan keseriusan dan kesungguhan hati dari para pemimpin di Papua. “Berapa banyak dan berapa besar pemimpin di Papua yang takut akan Tuhan dalam membangun Papua? sudah dikasih uang sebanyak itu dari pemerintah (pusat) tapi kemudian tidak tahu uangnya kemana?,” jelasnya.

Dirinya berharap para pemimpin Papua bertanya pada diri sendiri, kenapa terjadi seperti itu? “kalau satu orang pemimpin atau mungkin 1000 pemimpin seperti itu, dan tidak bekerja baik, sampai kapan pun (maaf saja) Papua akan susah untuk maju dan sangat lambat untuk maju,” katanya.

Menurutnya, pemimpin di Papua masih berorientasi pada kepentingan partainya dan berambisi untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya. Belum ada pemimpin yang memiliki hati sepenuhnya untuk membangun Papua. Ia berharap ada kesadaran bersama, sehingga uang yang besar dari pemerintah pusat ke Papua itu tidak sia-sia, dan bisa digunakan dengan sebaik-baiknya untuk membangun Tanah Papua.

“ Namun yang jelas ke depan, Pemerintah Indonesia masih akan memprioritaskan pembangunan di Papua. Dana itu antara 20 persen sampai 30 persen diberikan untuk pendidikan dan sekitar 30 persen untuk kesehatan,”katanya

Menurutnya bidang pendidikan dan kesehatan harus didesain dan dimatangkan dengan baik, sehingga dana yang diberikan pemerintah pusat dapat diefektifkan dan dimaksimalkan secara benar dan tepat pada apa yang menjadi kebutuhan orang papua.

Dirinya menyambut baik program pengiriman pelajar ke luar negeri. Ia berharap program itu harus terus dikembangkan lagi dan dibikin lebih baik lagi. “Perlu terus dilanjutkan dan terus dimonitor mereka-mereka yang belajar di luar,” ujarnya

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *