Categories kesehatan Yogyakarta

Wujudkan Aktivitas Aman dan Nyaman BIN DIY Masifkan Vaksinasi

Suarayogyakarta – Seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di Tanah Air, Pemerintah mulai secara gradual melonggarkan pembatasan aktivitas masyarakat. Mulai dari Kegiatan ibadah Ramadhan di masjid-masjid, mudik libur panjang Lebaran dan pelonggaran penggunaan masker diluar ruangan.

Untuk mendukung pelonggaran aktivitas masyarakat ini, Badan Intelijen Negara Daerah Istimewa Yogyakarta (BIN DIY) terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 di semua kabupaten dan kota se-DIY. Hal ini sebagai mitigasi risiko sehingga pelonggaran sosial tidak berakibat melonjaknya kembali kasus Covid-19.

Kepala BIN DIY, Brigjen Pol Andry Wibowo mengatakan, masyarakat harus memiliki kekebalan yang memadai untuk bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman di tengah masyarakat.

Kekebalan ini dapat dicapai minimal dengan vaksinasi dosis primer dan idealnya hingga dosis booster.

“Vaksinasi hingga dosis booster sangat penting, karena akan memberikan imunitas yang baik di tengah terjadinya mutasi virus. Apalagi saat ini varian Omicron berpotensi menyebar dengan cepat. Vaksinasi merupakan cara paling efektif dan efisien untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus karena interaksi sosial yang tinggi saat ini,” kata Andry Wibowo.

Kegiatan vaksinasi di DIY lanjut Andry, di antaranya bertempat di Sleman City Hall, Klinik Mediska Yogyakarta dan di Puskesmas Pengasih 1, Kap Pengasih, dan sub Lokasi Puskesmas Wates, Kap. Wates, Kab. Kulon Progo, D.I Yogyakarta. Pelayanan vaksinasi dibuka pada pagi dan sore hari. Untuk kegiatan ini, BIN DIY bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Pemerintah Daerah DIY.

“Kita berharap, dengan semakin luasnya vaksinasi hingga dosis booster di Yogyakarta, masyarakat dapat menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari dengan aman, nyaman, dan lancar,” sambung Andry Wibowo.

You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *