Webinar Fikom Unpad: Menepis Radikalisme Melalui Komunikasi Kebangsaan

Webinar Fikom Unpad: Menepis Radikalisme Melalui Komunikasi Kebangsaan

Pada pekan ini, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) mengadakan kegiatan webinar dalam rangka menyambut gelaran Dies Natalis Fikom yang ke-60. Dalam webinar ini, Fikom Unpad mengundang Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar serta Dosen Fikom Unpad Edwin Rizal sebagai narasumber untuk mengulas bagaimana pentingnya komunikasi kebangsaan dalam menepis paham radikalisme di Tanah Air.

Kegiatan bertajuk Merajut Harmoni Menepis Radikalisme Komunikasi Kebangsaan ini merupakan bagian dari rangkaian webinar Fikom Unpad bernama KomuniAksi. Pada pembukaannya, Dekan Fikom Unpad Dadang Rahmat Hidayat menyebut, webinar ini dilaksanakan tidak terlepas dari upaya fakultasnya dalam mengupayakan solusi permasalahan yang terjadi di Tanah Air dengan salah satunya adalah radikalisme.

Fikom Unpad Gelar Webinar Menepis Radikalisme Melalui Komunikasi Kebangsaan .jpg

“Untuk menepis radikalisme yang masih ada di Indonesia, dibutuhkan partisipasi seluruh bangsa Indonesia, termasuk praktisi-praktisi dalam bidang komunikasi,” sebut Wakil Rektor Unpad Bidang Organisasi dan perencanaan Yanyan Mochamad Yani.

Menurut Boy Rafli, sisi kemajemukan di Indonesia adalah karunia dengan keharmonisannya yang dijaga. Mantan Kapolda Papua ini pun menyebut, pencegahan radikalisme yang mengarah ke terorisme dilakukan BNPT demi merajut unsur harmoni yang ada di dalam kemajemukan bangsa Indonesia. Namun di sisi lain, situasi kemajemukan ini juga tidaklah mudah dan menjadi hambatan untuk BNPT dalam menjalankan usaha strategisnya untuk melawan paham radikalisme.

Atas dasar hambatan inilah, menurut Kepala BNPT tersebut, dibutuhkan proses komunikasi yang baik dalam usaha mereka selama ini. Karena menurut Boy Rafli, pihaknya tak mungkin melawan penyebaran radikalisme sendiri. “Kekuatan kita ada di masyarakat,” tegasnya. Dari sinilah mengapa menurutnya, literasi sangatlah penting dilakukan masyarakat di era digital seperti saat ini.

Pandangan Kepala BNPT ini juga diamini Edwin Rizal. Ia menuturkan, anugerah kemajemukan masyarakat di Indonesia juga disertai dengan banyaknya tantangan yang muncul. Kemudian pada paparannya dalam webinar Fikom Unpad itu, Edwin mengerucutkan bagaimana terdapat satu upaya penting yang sebenarnya dapat menangkal permasalahan yang kerap memicu isu pemecah persatuan. Di mana menurutnya, kuncinya tak lain dan tak bukan adalah komunikasi yang terdiri dari empati, interaksi, dan integrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *