Wabah Corona, Seluruh Pasar Tradisional di Sleman Disemprot Disinfektan

Wabah Corona, Seluruh Pasar Tradisional di Sleman Disemprot Disinfektan

suarayogyakarta.com – Antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) di pasar-pasar tradisional di wilayah Sleman terus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan pasar.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Haris Martapa mengatakan penyemprotan disinfektan di pasar-pasar tradisional dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini mengingat pasar selama ini menjadi salah satu pusat interaksi masyarakat sehingga memiliki potensi penyebaran virus.

“Untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 dan sesuai dengan Instruksi Bupati Sleman No. 443/0021, maka aktivitas penyemprotan disinfektan di pasar-pasar tradisional dilakukan oleh Dinas,” katanya, Senin (23/3/2020).

Aktivitas tersebut, katanya, sudah dilakukan sejak Selasa (17/3/2020) pekan lalu. Sebelum dilakukan penyemprotan, para pedagang diminta untuk melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan pasar. Aktivitas penyemprotan disinfektan akan dilakukan seluruh pasar tradisional yang dikelola oleh Disperindag. “Total pasar tradisional milik kabupaten berjumlah 42 unit. Sebagian besar sudah dilakukan penyemprotan oleh Disperindag,” katanya.

Selain penyemprotan disinfektan, kata Haris, Disperindag juga menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan air mengalir di seluruh pasar. Bahkan di beberapa pasar dengan aktivitas tinggi disediakan bak air portabel kapasitas 74 liter untuk cuci tangan. Pasar-pasar dengan fasilitas bak air cuci tangan portabel tersebut meliputi Pasar Sleman Unit 2, Pasar Ngino, Pasar Balangan, Pasar Kebonagung, Pasar Ngijon, Pasar Pakem, Pasar Turi, Pasar Kalasan, Pasar Prambanan, Pasar Denggung, Pasar Cebongan, Pasar Godean (2 unit) dan Pasar Gamping (2 unit)

Selain fasilitas tersebut, Dinas juga memasang pamflet/brosur informasi tentang PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) di Papan Pengumuman Pasar yang dapat dilihat pengunjung pasar. Termasuk sosialisasi dan edukasi tentang virus Corona dengan melibatkan Puskesmas. “Beberapa pasar sudah melaksanakan ini [sosialisasi dan edukasi tentang Corona], di antaranya Pasar Godean, Pasar Cebongan baik melalui radio pasar maupun pengeras suara,” katanya.

Selain pasar milik kabupaten, pasar pasar tradisional milik desa juga melakukan aktivitas yang sama. Seperti yang dilakukan di Pasar Kolombo milik Pemdes Condongcatur, Depok. Penyemprotan disinfektan di Pasar Kolombo ini dilakukan pada Sabtu (21/3/2020) malam saat kondisi pasar dalam keadaan kosong.

“Penyemprotan disinfektan dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona dan memberi rasa aman dan ketenangan para pedagang dan pembeli yang beraktifitas di pasar,” kata Kepala Desa Condongcatur Reno Candra Sangaji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *