Survei Algoritma: 61,3 Persen Publik Puas dengan Kinerja Jokowi

Survei Algoritma: 61,3 Persen Publik Puas dengan Kinerja Jokowi

Hasil survei lembaga Algoritma Research and Consulting menunjukkan sebanyak 61,3 persen masyarakat puas atas kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Sementara itu, sebanyak 24,0 persen responden mengatakan biasa saja dan 12,1 persen mengatakan tidak puas atas kinerja pemerintah.

“Secara umum masyarakat puas dengan kinerja Jokowi-Maruf. Tingkat kepuasannya berada di angka yang relatif moderat yakni sebesar 61,3 persen,” kata Fajar Nursahid selaku Direktur Riset dan Program Lembaga Riset dan Konsultasi Politik Algoritma dalam keterangannya, Jakarta, Senin, (23/1/2023).

Kondisi penyelenggaraan pemerintahan seperti jaminan atas kebebasan beragama, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, dan penyediaan infrastruktur dinilai baik oleh masyarakat, dengan tingkat kepuasan di atas 70 persen.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur merupakan program yang dianggap paling berhasil di mata masyarakat dengan tingkat kepuasan mencapai 38,2 persen. Sebaliknya, program perekonomian seperti KUR dan penanganan UMKM dinilai sebagai program yang gagal dengan 13 persen.

Fajar menambahkan, yang menjadi catatan adalah terkait keadilan, penegakan hukum, dan pemberantasan korupsi yang harus bisa diatasi dalam sisa periode pemerintahan Jokowi. Hal ini karena penegakan hukum dianggap gagal oleh mesyarakat dengan persentase 0,4 persen.

“Jadi ini menjadi PR besar untuk Pak Jokowi ke depan dalam sisa periodenya itu untuk memastikan aspek-aspek keadilan hukum soal-soal penanganan korupsi menjadi prioritas,” ucap Fajar.

Dalam survei ini, jumlah sampelnya sebanyak 1.214 responden yang terbagi secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih. Hasil dari survei ini mewakili pendapat pendueuk usia dewasa atau usia pilih secara nasional.

Margin of error survei ini +/- 3% dengan tingkat kepercayaan 95%. Data dalam survei ini diperoleh pada 19 sampai 30 Desember 2022 lewat wawancara tatap muka memakai kuesioner, dilakukan oleh 66 enumerator.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *