BUPATI Agam Indra Catri menjamin stok beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Agam untuk 3 bulan ke depan aman.
“Saat ini padi yang dalam proses panen di Kamang Magek ada seluas 200 hektare, bulan depan, sekitar 300 hektar lagi yang akan dipanen. Jadi setiap bulan dan berkelanjutan pasti ada padi yang akan dipanen, Insyaallah stok beras cukup melimpah,” ujar Indra Catri, Kamis (7/5).
Pendapat senada juga diutarakan oleh Sari Ratna Dewi, Ketua Kelompok Wanita Tani Indah Kamang Magek.
“Persediaan beras kami mencukupi, jadi kami tidak terlalu mempermasalahkan apakah menerima bantuan sembako dari pemerintah atau tidak,” ujar Sari Ratna Dewi.
Bahkan Elfa Edison, pemilik penggilingan padi yang ditemui pada kesempatan berbeda menyatakan bahwa saat ini ketersediaan padi dan beras di penggilingan miliknya cukup melimpah.
“Saat ini cadangan padi dan beras kami mencukupi dan akan terus kami tingkatkan, karena banyaknya permintaan dari para donatur dan perantau yang mengorder beras untuk dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu,” ujar Elfa Edison.
Menanggapi ketersediaan beras di Kabupaten Agam, Kepala Dinas Pertanian Arief Restu menyatakan, saat ini cadangan pangan khususnya beras yang terdapat di Bulog, penggilingan, dan rumah tangga petani di Kabupaten Agam mencapai 41.700 ton.
Sedangkan produksi petani di berbagai kecamatan, untuk April mencapai 20.914 ton, sedangkan Mei 20.154 ton, Juni 20.694 ton.
Sehingga secara akumulatif total produksi beras dalam tiga bulan mencapai 61.762 ton. Dengan total kebutuhan sebesar 20.943 ton maka potensi surplusnya mencapai 82.519 ton.
“Jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan konsumsi beras 491.280 jiwa penduduk Agam dan bahkan dapat diekspor ke daerah tetangga,” ujar Arief
Sumber : https://mediaindonesia.com/