Sinergi BUMN Sejahterakan Masyarakat

Sinergi BUMN Sejahterakan Masyarakat

KINERJA Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selama periode 2014-2019 di bawah kepemimpinan Rini Mariani Soemarno mengalami kemajuan pesat. Hal ini ditunjukkan dari berbagai pencapaian kinerja setiap perusahaan pelat merah, seperti peningkatan aset.

Tercatat aset BUMN pada 2018 sebesar Rp8.207 triliun atau naik dari 2014 sebesar Rp4.600 triliun. Selain itu, pendapatan BUMN yang mencapai Rp2.399 triliun juga memberikan sumbangan sekitar 16,17% terhadap produk domestik bruto nasional pada 2018.

Menurut Dewan Redaksi Media Group, Suryopratomo, keberhasilan itu tak lepas dari upaya Menteri Rini yang mencoba mengubah BUMN yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri menjadi bersinergi di antara perusahaan pelat merah tersebut. Salah satu sinergi antara BUMN dapat dilihat saat mendapatkan proyek pembangunan kereta. PT Inka melibatkan PT Kereta Api Indonesia sebagai operator, PT LEN sebagai penyedia teknologi sinyal, dan PT Waskita Karya untuk membangun infrastruktur dasarnya.

Perjalanan panjang Kementerian BUMN dan BUMN sebagai tulang punggung pembangunan nasional digambarkan dalam buku BUMN Hadir untuk Negeri.

“Buku yang diterbitkan Media Indonesia Publishing ini diharapkan menjadi catatan yang bisa dijadikan pijakan ketika kita melanjutkan proses pembangunan hingga tercapai tujuan besar bangsa ini, yakni menciptakan masyarakat yang adil dan makmur,” ujar Suryopratomo pada acara Obrolan Pembaca Media Indonesia (OPMI) bertema Bedah Buku BUMN Hadir untuk Negeri di Hotel Ashley Jakarta Wahid Hasyim, kemarin. Pada kesempatan itu hadir Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Kepala Lembaga Manajemen FEB UI Toto Pranoto dan mantan Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng.

Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Usman Kansong, mengapresiasi kinerja Kementerian BUMN di masa kepemimpinan Rini. “Banyak kemajuan di periode itu. Kita bisa lihat dari aset, dari keuntungannya, kontribusi buat negara,” ungkapnya. Media Indonesia membukukan capaian itu sebagai penghargaan yang patut dicatat sebagai warisan. “Ini juga bagian dari pertanggungjawaban publik dari sebuah institusi negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *