Sejak awal pelaksanaan, kesehatan gigi telah menjadi program prioritas yang dirancang oleh Kelompok KKN IPE 035 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2025. Program ini diimplementasikan melalui kegiatan bertajuk “SIGIBER” atau Sikat Gigi Bersama yang diselenggarakan di Posko KKN 035 UMY, Padukuhan Pringinan, Kulon Progo.

Kegiatan yang berlangsung pada 27 Juli 2025 ini bertujuan untuk membiasakan perilaku menyikat gigi dengan cara yang benar, pada waktu yang tepat, serta menggunakan alat yang sesuai standar. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung kampanye “Zero Caries” yang diusung oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). Kampanye ini menargetkan Indonesia bebas kerusakan gigi pada tahun 2030.
SIGIBER menargetkan anak-anak usia 5–10 tahun sebagai peserta utama. Dalam pelaksanaannya, anak-anak didampingi oleh mahasiswa dan mahasiswi dari Fakultas Kedokteran Gigi UMY yang memberikan edukasi seputar tata cara menyikat gigi yang baik dan benar sesuai dengan standar kesehatan. Tidak hanya penyuluhan, anak-anak juga diajak langsung mempraktikkan cara menyikat gigi dengan benar menggunakan sikat dan pasta gigi yang tepat.

Putri Fadhila, perwakilan dari KKN IPE 035 UMY, menyampaikan harapannya melalui kegiatan ini. “Dengan langkah kecil ini, kami berharap anak-anak terbiasa menjaga kesehatan gigi dan mulut sehingga menjadi kebiasaan yang berkelanjutan. Langkah ini juga diharapkan dapat melahirkan generasi Indonesia yang sehat dan tangguh di masa depan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Putri menjelaskan bahwa penyakit gigi dapat berdampak pada kesehatan umum, sehingga penting dilakukan pencegahan sejak dini melalui edukasi dan praktik langsung seperti dalam kegiatan SIGIBER.
Kegiatan SIGIBER juga mendapat dukungan dari Pepsodent, yang memberikan bantuan berupa sikat dan pasta gigi kepada anak-anak di Padukuhan Pringinan. Sinergi antara mahasiswa/i KKN dan pihak swasta seperti Pepsodent menjadi langkah konkret dalam mengatasi permasalahan kesehatan gigi di Indonesia yang hingga kini masih menjadi tantangan.
