MUI dan PGI Apresiasi Pemerintah Minta Kepada DPR untuk Tunda Pembahasan RUU HIP

MUI dan PGI Apresiasi Pemerintah Minta Kepada DPR untuk Tunda Pembahasan RUU HIP

Menko Polhukam Mahfud Md bertemu para pimpinan organisasi keagamaan untuk membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Pemerintah dinilai telah mengambil keputusan yang tepat dengan meminta DPR menunda pembahasan RUU HIP.

Pertemuan Mahfud dengan para pimpinan organisasi keagamaan itu digelar di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2020). Para pimpinan organisasi keagamaan yang hadir, yakni dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Al Washliyah, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), dan Mathlaul Anwar.

Kemudian ada juga perwakilan yang dari Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Persatuan Umat Islam (PUI), Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Pengurus Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), dan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin).

Dari MUI yang hadir adalah Najamuddin Ramli. Wasekjen MUI itu menilai pemerintah telah merespons dengan cepat aspirasi masyarakat terkait RUU HIP.

“Kami, atas nama pimpinan MUI mengapresiasi Prof Mahfud Md sebagai Menko Polhukam yang sensitif dan cepat merespons aspirasi masyarakat, sehingga kemarin setelah bertemu bapak Presiden beliau mengumumkan bahwa pemerintah menunda pembahasan RUU HIP,” kata Najamuddin Ramli sebagaimana dalam keterangan tertulis dari Kemenko Polhukam, Rabu (17/6).

Tak hanya MUI yang mendukung keputusan pemerintah terkait RUU HIP. PGI pun bersikap serupa.

“Karena itu, langkah pemerintah sudah sangat baik yang selain menunda juga mendorong DPR untuk mengkaji lebih jauh RUU HIP,” ujar Ketua PGI Pendeta Gomar Gultom.

Wasekjen PBNU Andi Najmi Fuadi menyampaikan bahwa NU memiliki pandangan yang sejalan dengan beberapa ormas Islam lainnya terkait RUU HIP. Dikatakan Andi, Mahfud menjadikan polemik RUU HIP ini menjadi jelas.

“Baru kali ini NU dengan berbagai ormas lain, seperti Muhammadiyah, Al Washliyah, PUI, dan lain-lain, punya pandangan yang sama. Padahal biasanya berbeda. Momentumnya menjadi pas karena yang bicara dari pihak pemerintah adalah Pak Mahfud,” tutur Andi.

Sumber : detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *