Masyarakat Setuju Tak Perlu TGPF soal Laskar FPI: Percayakan ke Komnas HAM

Masyarakat Setuju Tak Perlu TGPF soal Laskar FPI: Percayakan ke Komnas HAM

Suara Yogyakarta – Pemerintah memutuskan tidak membuat tim gabungan pencari fakta (TGPF) mengenai kasus penembakan 6 laskar FPI. Masyarakat mendukung keputusan pemerintah.

Masyarakat mempercayakan pengusutan kasus kepada Komnas HAM. Menurutnya, Komnas HAM memiliki kewenangan menangani kasus itu.

“Percayakan kepada Komnas HAM sesuai tupoksi dan kewenangan Komnas HAM berdasarkan aturan dan undang-undang,”

Komnas HAM sudah cukup untuk menangani kasus penembakan 6 laskar FPI itu. Pasalnya, menurut Sahroni, kasus itu juga sedang diproses oleh pihak Kepolisian.

masyarakat memberikan kesempatan kepada Komnas HAM dan aparat kepolisian dalam mengusut kasus penembakan tersebut.

insiden di Tol Jakarta-Cikampek yang berujung tewasnya 6 anggota laskar FPI masih diusut kepolisian. Di sisi lain, Komnas HAM melakukan penyelidikan.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md angkat bicara mengenai seruan pembentukan TGPF atau Tim Gabungan Pencari Fakta untuk urusan itu. Menurut Mahfud, pemerintah tidak akan membentuknya. Kenapa?

“Tewasnya 6 laskar FPI itu kita selesaikan. Kalau itu ada pelanggaran HAM dari polisi, kita selesaikan tetapi pemerintah memang tidak akan membentuk TGPF tentang itu,” ujar Mahfud dalam diskusi secara virtual di kanal YouTube Dewan Pakar KAHMI Official.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *