Ketum KNPI Ajak Rakyat Hentikan Perdebatan, Tapi Bersatu Lawan Corona

Ketum KNPI Ajak Rakyat Hentikan Perdebatan, Tapi Bersatu Lawan Corona

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menyudahi perdebatan tentang siapa yang paling benar melawan virus Corona (Covid-19). Seharusnya bangsa Indonesia saling menyatukan kekuatan untuk melawan wabah tersebut.

“Sudahi berdebat. Masalah hari ini adalah menyelamatkan masyarakat menengah ke bawah dari penularan yang masif dari virus corona Covid-19,” kata Haris kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).

Ia menyadari bahwa saat ini masker dan hand sanitizer sulit didapat di pasaran karena banyaknya permintaan karena wabah Covid-19. Menyikapi situasi itu, Haris mengatakan bahwa pihaknya mencoba hadir dengaj menyediakan kedua item itu.

“Ingatlah bahwa masyarakat menengah ke bawah bukan tidak mau pakai masker dan hand sanitizer, tapi karena harga kedua barang itu melambung tinggi makanya DPP KNPI hadir untuk membagikan Hand Sanitizer dan Masker,” jelasnya.

Kemudian, Haris juga menyerukan kepada para generasi muda bangsa Indonesia untuk ikut bersama-sama begerak untuk mengentaskan masalah wanah Covid-19. Ia tak ingin generasi penerus bangsa malah memilih zona nyaman dan adu komentar di sosial media saja sementara rakyat banyak tengah membutukan bantuan.

“Ingat kawan-kawan sebagai pemuda kita harus pikirkan rakyat bukan hanya dalam sebuah perdebatan saja tapi dalam tindakan dan perbuatan nyata untuk rakyat,” tuturnya.

Fokus Haris saat ini adalah bagaimana wabah Covid-19 tidak menjangkit lebih banyak masyarakat Indonesia. Apalagi sampai mengidap ke rakyat yang notabane dalam kondisi ekonomi menengah ke bawah. Tentu beban akan sangat dirasakan termasuk soal biaya rumah sakit dan sebagainya ketika mereka sakit atau tertular virus Corona.

“Saya hari ini hanya berpikir tentang rakyat dan rakyat. Karena jika saya yang tertular virus corona, pasti masalah biaya rumah sakit banyak yang membantu dan keluarga saya tidak terbebani, akan tetapi jika rakyat menengah ke bawah yang tertular virus corona, bagaimana mengenai biaya rumah sakit dan juga kehidupan biaya keluarganya sehari-hari,” pungkasnya.

Terakhir, Haris kembali menyerukan kepada para pemuda Indonesia untuk bertindak apapun sesuai dengan kemampuan masing-masing untuk begaimana memberikan sumbangsih nyata kepada masyarakat di tengah wabah Covid-19.

“Ayo pemuda bersatulah mari korbankan jiwa raga kita demi hajat hidup rakyat Indonesia bebas dari Covid-19. Lakukanlah apa yang bisa kita perbuat untuk mencegah penularan yang masif dari virus corona di Indonesia,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *