Ketua MPR: Atasi Dampak Ekonomi Covid-19 Dengan Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila

Ketua MPR: Atasi Dampak Ekonomi Covid-19 Dengan Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila

Ketua MPR Bambang Soesatyo menyerukan agar rakyat Indonesia mewujudkan nilai-nilai Pancasila yang intisarinya adalah gotong royong, bersama-sama menghadapi dampak sosial ekonomi pandemi Covid-19.

“Mari kita saling membantu. Kepada warga masyarakat menengah ke atas, saatnya turun dan membantu saudara kita, tetangga kita yang membutuhkan,” kata Bamsoet, sapaan akrabnya, Sabtu (4/4/2020).

Bagi Ketua MPR, gotong royong ini semakin penting karena tak mungkin dampak pandemi Covid-19 ditanggulangi sendiri oleh Pemerintah. Sementara bila masyarakat tak melakukan sesuatu membantu sesamanya, yang bisa terjadi adalah social unrest.

Ketua MPR menyebut, berdasarkan diskusinya dengan sejumlah guru besar universitas, dampak sosial ekonomi pandemi Covid-19 sangat besar. Salah satunya adalah potensi meningkatnya angka kriminalitas akibat banyaknya warga kelas bawah kehilangan pendapatan akibat terhentinya roda ekonomi.

“Maka itu warga masyarakat harus berbagi. Bila satu keluarga yang mampu membantu minimal dua keluarga di sekitarnya yang kurang mampu, maka sebagian masalah bangsa teratasi. Dan ini merupakan perwujudan Pancasila,” ujar Bamsoet.

Ketua MPR memuji inisiatif sejumlah kelompok masyarakat yang sudah melaksanakan prinsip kegotongroyongan itu. Sebagai contoh, berbagai kelompok masyarakat sudah berinisiatif mengumpulkan bahan pangan hingga pulsa untuk para pengemudi ojek online.

“Hal-hal seperti ini yang perlu kita dorong agar lebih masif dilaksanakan di setiap tempat,” ujar Bamsoet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *