Jokowi Instruksikan Rapid Test untuk Hadapi Virus Corona, Apa Itu?

Jokowi Instruksikan Rapid Test untuk Hadapi Virus Corona, Apa Itu?

Suarayogyakarta.com – Dalam rapat terbatas pada Kamis (19/3), Presiden Jokowi menginstruksikan untuk segera melakukan rapid test guna menekan penyebaran virus corona. Untuk itu, Jokowi memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk menjamin ketersediaan alat tes.

Jubir penanganan corona Ahmad Yurianto menjelaskan bahwa rapid test ini berbeda dengan metode yang sebelumnya diterapkan. Sebelumnya, metode yang digunakan di Indonesia adalah real time polymerase chain reaction atau PT-PCR.Lalu apa itu rapid test? Dan bagaimana cara kerjanya? Berikut informasi yang telah dirangkum dari berbagai sumber

Apa itu Rapid Test

d57ysgztj4gkwvorphyh.jpg
Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock

Rapid test merupakan salah satu tes pendeteksi cepat virus corona SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19. Yuri menjelaskan rapit test pemeriksaan corona tidak lagi dilakukan di laboratorium Bio Security Level 2. Artinya, menurut Yuri, pemeriksanaan nantinya bisa dilakukan di laboratorium kesehatan yang ada di rumah sakit seluruh Indonesia.

Perbedaan Rapid Test dan PT-PCR

Perbedaan antara rapid test dan PT-PCR terletak pada resimen yang digunakan. PT-PCR menggunakan resimen yang diambil dari tenggorokan ataupun kerongkongan. Sedangkan rapid test menggunakan spesimen darah. Untuk mengetahui hasil dari pemeriksaan dengan PT-PCR juga membutuhkan waktu lebih lama, sekitar 1-2 hari. Itu karena butuh waktu juga untuk pengiriman sampel dari pusat laboratorium. Berbeda dengan rapid test yang hanya membutuhkan waktu 15-20 menit.

Cara kerja Rapid Test

Yuri mengatakan pemeriksaan rapid test memerlukan reaksi imunoglobulin dari seorang yang terinfeksi. Imunoglobulin atau antibodi merupakan protein larut yang dihasilkan oleh sistem imunitas sebagai respons terhadap keberadaan suatu antigen dan akan bereaksi dengan antigen tersebut. Hal ini juga yang menurut Yuri harus diperhatikan. Reaksi dar imunoglobulin seseorang yang terinfeksi membutuhkan waktu paling tidak seminggu untuk bisa muncul. Jilka tes dilakukan saat reaksi imunoglobin belum ada, kemungkinan pembacaan imunoglobulinnya akan memberikan gambaran negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *