Cegah Terorisme, Wapres: Tolak Segala Bentuk Kekerasan Atas Nama Agama

Cegah Terorisme, Wapres: Tolak Segala Bentuk Kekerasan Atas Nama Agama

Suarayogyakarta.com – Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa aksi terorisme kembali mengganggu kedamaian di Tanah Air. Seperti diketahui pada pekan lalu ada bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar dan penyerangan terhadap Mabes Polri.

“Mencermati fenomena yang terjadi akhir-akhir ini, dimana terorisme kembali mengganggu kedamaian tanah air, membuktikan bahwa masih mudahnya gagasan radikalisme masuk ke dalam pikiran seseorang,” katanya dalam acara wisuda Universitas Krisnadwipayana, Selasa (6/4/2021).
Dia berharap, perguruan tinggi dan civitas akademika dapat turut membangun rasa aman dan kewaspadaan bersama. Hal ini mengingat Indonesia merupakan negara yang terdiri atas masyarakat yang majemuk. Selain itu dia juga mengingatkan bahwa semua warga negara berkewajiban untuk memelihara kesatuan dan persatuan bangsa.

Pada kesempatan itu Maruf meminta agar perguruan tinggi dan civitas akademika dapat terus mempromosikan sikap toleransi.

“Saya ingin berpesan, baik kepada saudara-saudara wisudawan, maupun kepada jajaran civitas akademika UNKRIS sebagai lembaga pendidikan tinggi untuk terus menerus mempromosikan sikap toleran. Yaitu perilaku yang menerima dan menghargai perbedaan, menolak segala bentuk tindak kekerasan, termasuk yang dilakukan atas nama agama, baik secara verbal maupun fisik,” paparnya.

Dia mengajak agar kerukunan dan persatuan bangsa ini dapat terus dijaga melalui empat bingkai. Diantaranya bingkai teologis yakni dengan mengedepankan teologi kerukunan. Lalu bingkai politik dengan penguatan empat konsensus kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Bingkai sosiologis melalui pendekatan sosio kultural dan kearifan lokal. Dan bingkai yuridis dengan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.

“Hanya dengan cara ini kita akan dapat menjaga kerukunan, keharmonisan, dan keutuhan bangsa kita,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *