Cegah Anthraks dan Covid-19, Ribuan Sapi Disemprot Disinfektan

Cegah Anthraks dan Covid-19, Ribuan Sapi Disemprot Disinfektan

Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul Bidang Pengelolaan Pasar melakukan program pencegahan Covid-19 dan antraks di Pasar Hewan Siyonoharjo Kamis (02/07/2020). Pencegahan kedua penyakit tersebut dengan pencelupan dan penyemprotan (dipping dan disprayer) terhadap hewan ternak sapi dan kambing menjelang Hari Raya Idul Adha.

Langkah ini kami lakukan untuk memberikan jaminan sehat terhadap hewan ternak yang akan dijadikan hewan kurban dan sebagai upaya meningkatkan aktifitas perekonomian ditengah pandemi korona,” kata Kepala Disperindag Kabupaten Gunungkidul Johan Eko Sudarto SSos MH.

Langkah yang dilakukan untuk penyemprotan dan pencelupan hewan ternak ini akan terus dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran penyakit Covid-19 dan anthraks. Meskipun selama ini sebagian besar ternak sapi sudah dalam keadaan telah divaksin dan telah mendapatkan penyuntikan antibiotik.

Penyuntikan ribuan ternak ini dilakukan sebagai salah satu upaya antisipasi penyebaran penyakit anthraks. Selain penyuntikan, juga dilakukan penyemprotan ‘desinvektan’ terhadap hewan ternak dan lingkungan pasar sebagai upaya pencegahan penyakit Covid-19 dan dilanjutkan edukasi tentang protokol kesehatan. Selain upaya pemulihan ekonomi juga untuk memberikan jaminan sehat dan tetap berkualitas terhadap ternak yang dihasilkan oleh masyarakat Kabupaten Gunungkidul.

Tidak hanya pasar hewan untuk pasar tradisional juga sudah kita lakukan penyemprotan disinfektan secara berkala,” imbuhnya.

Program dipping dan disprayer ini dinilai multiganda, selain bermanfaat bagi manusia juga terhadap kesehatan hewan. Karena itu sejak saat ini hingga mendekati Hari Raya Idul Adha nanti penyemprotan akan terus dilakukan. Pihaknya berharap dengan langkah yang dilakukan diharapkan agar warga masyarakat tidak takut membeli ternak asal Kabupaten Gunungkidul dan tidak takut untuk berbelanja di pasar.

Dengan menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini semua pihak dapat mendukung terwujudnya pemulihan perekonomian pasar yang ramah dan aman dari Virus Covid-19 maupun penyakit antrhaks. “Program ini akan kita perluas hingga seluruh pasar yang ada di Kabupaten Gunungkidul dengan dibarengi dengan edukasi masyarakat tentang pentingnya alat perlindungan diri dan protokol kesehatan,” terangnya.

Sumber : https://www.krjogja.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *