Anggaran Pelantikan PPS Rp 15 Ribu Dapat ‘Konsumsi Lelayu’, KPU Sleman Ungkap Alasan

Seharian kemarin, Kamis (25/1/2024), lini massa sosial media dipenuhi unggahan konsumsi pelantikan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di lima kabupaten/kota DIY. Sleman lagi-lagi viral karena kabupaten terkaya di DIY ini memberikan konsumsi layanya konsumsi lelayu.

Banyak muncul beredar, termasuk yang diterima KRjogja.com, bahwa snack hanya berupa air mineral gelas dan roti. Starterpack ini biasanya ada di momen berkabung, yang diberikan keluarga pada pelayat yang datang ke rumah duka.

Situasi ini sontak mengundang keprihatinan banyak pihak. Padahal, KPU Sleman mengaku bahwa anggaran untuk konsumsi adalah Rp 15 ribu yang kemudian diserahkan pada pihak ketiga seturut aturan sekretariat.

“Kami sangat menyayangkan kejadian itu dan meminta maaf. Sekretariat KPU Sleman menyediakan snack melalui pihak ketiga atau vendor yang terdaftar dalam e-catalog. Oleh vendor disubkan lagi pengadaannya tanpa sepengetahuan KPU Kabupaten Sleman. Vendor mengatakan kalau tidak disubkan maka mereka tidak mampu menyediakan konsumsi untuk pelantikan serentak KPPS yakni 24.199 orang,” ungkap Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi.

Pihak vendor menurut Baehaqi sebelumnya telah menyetujui dan mengaku siap menyediakan konsumsi sesuai perjanjian kerjasama. Di sisi lain KPU Sleman sudah mengingatkan potensi yang mungkin terjadi untuk pengadaan snack untuk lebih dari 24 ribu orang.

“Anggaran untuk tiap orang adalah Rp 15 ribu persis sudah dipotong pajak. Namun, oleh vendor diakui snack itu seharga Rp 2.500. Untuk pagu anggaran transportasi pelantikan di Kabupaten Sleman memang tidak ada, yang ada adalah pada bimtek,” jelasnya.

Atas situasi tersebut, KPU Sleman sudah memanggil pihak vendor untuk menjelaskan kejadian secara rinci. KPU Sleman langsung memutus kerjasama dengan vendor karena dinilai telah mengingkari perjanjian dan menegaskan tak akan menggunakan jasa vendor bersangkutan kembali.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *