Bunyi gamelan di pinggir pantai Watukodok menyatu dengan angin segar samudra adalah kesempurnaan vibrasi suara yang indah yang meredam kepenatan & melahirkan kedamaian. Ombak samudra yang segar & berdasar penelitian membuat kita berada di gelombang alfa (tenang) & bunyi sakral dari gamelan tidak hanya sekedar bunyi namun juga berada di gelombang alfa, bahkan tetha yang setara dengan frekuensi ultrasonik (cinta kasih). Suara gamelan dapat mengeluarkan hormon serotonin & endorphin sehingga atensi kognitif, sensorik motorik kita lebih baik, meningkatkan kreatif, kontrol diri & memori lebih baik. Begitu agungnya bunyi ini, NASA badan Antariksa dunia menggunakannya untuk penelitian di ruang angkasa untuk berkontak dengan mahluk lain di luar bumi. Beberapa rumah sakit menggunakan gamelan untuk penyembuhan pasiennya & terbuktif efektif.
Dan Batik yang diperagakan dengan tangan-tangan yang trampil dengan motif laut yang indah & meditatif dalam proses pembuatannya juga membuat vibrasi suasana di pantai Watukodok semakin damai. Motif batik adalah yantra yang merupakan simbol mantra positif untuk kedamaian & cinta kasih. Adapula makanan tradisional tiwul (singkong), apem (tepung beras & kelapa), tempe benguk & kedela, pecel, lutis rujak, nagasari, telo rebus, onde2 & tape yang menggunakan bungkus alami daun jati & pisang (mengandung mikroba sehat). Bahan2 lokal alami & dibuat dengan tangan warga desa dengan penuh cinta membuat tubuh konsumen menjadi sehat & bahagia karena bahan alami banyak mengandung enzim pencernaan & penyembuhan.

Bagaimana leluhur kita sudah mengetahui rahasia penyembuhan dengan nada-nada gamelan yang harmonis, batik yang indah & makanan tradisional alami yang sehat sudah sepatutnya kita meneruskan tradisi luhur ini untuk kebahagiaan & kesehatan kita, serta untuk juga generasi selanjutnya.
Terimakasih warga pantai Watukodok, Gamelan Puspita Laras, Batik Segoro Mukti, bapak/ibu yang menyediakan pangan lokal sehat, Sanggar Lumbung Kawruh, Deruk Cemung, bapak Sugeng Dinas Kebudayaan Gunung Kidul & mahasiswa Managemen Kelautan Universitas Dipenogoro Semarang, turis lokal & mancanegara. Apresiasi untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajahmada yang membantu acara ini & & teman-teman LSM Jiwa Laut yang menyelenggarakan & mensponsori kegiatan budaya tradisional di pantai Watukodok, Gunung Kidul.
