Pelayanan Maksimal CKG Untuk Wilayah Bantul dan Gunungkidul

Pelayanan Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Bantul, baru dilaksanakan Puskesmas, karena untuk pelayanan ini dibutuhkan beberapa pemeriksaan termasuk pemeriksaan Laboratorium dimana untuk alat-alat dan bahan memanfaatkan yang sudah ada di Puskesmas. Hal ini diunkapkan dokter Agus Tri Widiantoro (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul di acara Dialog Jogja Pagi Pro1 RRI Yogyakarta, Kamis(13/2/2025).

Diungkapkannya bahwa, Keperluan Pemeriksaan Kesehatan ini pihak dinkes kabupaten Bantul sudah mengajukan bahan-bahan ke Kementrian Kesehatan, namun sampai saat ini belum sampai ke Dinas. Sehingga untuk pelaksanaannya saat ini baru di Puskesmas saja, namun kedepan rencananya akan melibatkan klinik-klinik maupun praktek dokter yang sudah kerjasama dengan BPJS kesehatan.

”Untuk Kabupaten Bantul, saat ini baru kami data mana yang akan diarahkan ke klinik, mana yang ke praktek dokter dan mana yang ke Puskesmas. Sehingga nantinya tidak terjadi penumpukan disalah satu faskes saja, yang akan menimbulkan keluhan masyarakat terkait dengan lamanya pelayanan. Sehingga nanti akan terdistribusikan ke beberapa faskes yang ada dibeberapa wilayah dan masyarakat yang mendapat pelayanan bisa merasa nyaman,”ujarnya.

Sementara untuk Jangka waktu pemeriksaannya  akan di pas kan pada waktu hari ulang tahun sampai 30 hari kedepan. Contoh, ulang tahunnya hari ini tanggal 13 februari, masih bisa dilayani sampai nanti 15 Maret.

Sementara untuk pendaftaran masyarakat diharapkan bisa menginstal aplikasi SATUSEHAT mobaile di Hp masing-masing, atau melalui WA kemenkes.

Sementara di Kabupaten Gunungkidul, membuat pilot projeck di 2 puskesmas, yaknik Puskesmas Ponjong satu dan Puskesmas Paliyan. Namun mulai minggu depan direncanakan untuk semua Puskesmas sudah bisa melayani, total ada 30 puskesmas yang ada di Gunungkidul. Hal ini diunkapkan drg. Dyah Mayun Hartanti, MMR (Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Gunungkidul) kepada RRI Kamis(13/2/2025).

Diakui Dyah Mayun Hartanti bahwa Puskesmas yang ada di gunungkidul, dari SDM maupun sarana prasaranannya dan kesiapan PMHP-nya yang untuk screning masih terbatas, sehingga saat ini kami masih harus menginventarisasi SDM  yang akan kita gunakan.

Untuk masyarakat yang sudah rutin secara berkala mengecek kesehatan, masih tetap bisa memanfaatkan CKG ini. ”silahkan bapak, ibu yang sudah rutin cek kesehatan, program ini untuk anda juga sifatnya monosuko, karena untuk yang sudah rutin memeriksakan, data-datanya sudah masuk dan terpantau, jadi dengan adanya cek kesehatan gratis ini memberi kesempatan dan peluang kepada semua warga masyarakat untuk bisa mendapatkan layanan ini.,”ujarnya mengakhiri.

Untuk lebih lengkapnya informasi ini anda dapat mengikutinya melalui Youtube rri jogja official Dialog Jogja Pagi, edisi Kamis (13/2/2025). 

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *