Categories Kulonprogo Politik

KPU Kulon Progo Evaluasi Seluruh Tahapan Pelaksanaan Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilu 2024 .

Evaluasi dilakukan terhadap seluruh tahapan yang sudah dilaksanakan.

Ketua KPU Kulon Progo , Budi Priyana mengatakan salah satu evaluasi yang dilakukan adalah terkait pemutakhiran data pemilih Pemilu 2024 .

“Kami lakukan pertemuan hari ini untuk membahas evaluasi tersebut,” jelas Budi ditemui di Swiss-Belhotel YIA, Kapanewon Temon, pada Selasa (02/04/2024).

Pihaknya sudah menjadwalkan berbagai kegiatan evaluasi.

Seperti evaluasi tata kelola logistik pada 28 Maret lalu, evaluasi soal sosialisasi Pemilu 2024 pada Senin (01/04/2024) kemarin, dan rencananya Rabu (03/04/2024) besok evaluasi badan adhoc.

Menurut Budi, evaluasi pemutakhiran data pemilih menghadirkan berbagai pihak terkait.

Termasuk seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang merupakan bagian dari badan ad hoc.

“Sebab para PPK ini juga terlibat dalam proses pemutakhiran data pemilih,” ujarnya.

Budi mengatakan proses pemutakhiran data pemilih sudah dilakukan sejak awal 2023 lalu.

Prosesnya pun melalui banyak tahapan, mulai dari pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) hingga penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Ia mengatakan evaluasi ini jadi salah satu bagian yang penting meski pelaksanaan Pemilu 2024 sudah usai.

Sebab pihaknya bisa mendapatkan masukan dari peserta pemilu, badan ad hoc, hingga pihak lainnya terkait kualitas data pemilih.

“Apalagi kualitas pelaksanaan pemilu juga sangat ditentukan dari kualitas data pemilih,” kata Budi.

Anggota KPU Kulon Progo Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Ria Harlinawati mengatakan ada banyak potensi kerawanan yang bisa terjadi saat proses pemutakhiran data pemilih.

Kerawanan tersebut seperti data pemilih ganda, mereka yang tidak memenuhi syarat untuk memilih namun masuk DPT, atau mereka yang sudah berhak memilih namun belum masuk DPT.

Kerawanan ini pun bisa diketahui saat tahapan pemutakhiran data dilakukan.

“Kerawanan seperti ini yang kami antisipasi agar tidak terjadi di kemudian hari,” jelas Ria.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *