Categories Nasional

KPK Janji Tuntaskan Kasus Korupsi Izin Tambang di Konawe Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji bakal menuntaskan kasus dugaan korupsi pemberian Izin Kuasa Pertambangan Eksplorasi dan Eksploitasi serta Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi di Pemkab Konawe Utara tahun 2007-2014. 

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman tersebut. Meskipun, kasus tersebut merupakan tunggakan masa kepemimpinan KPK periode sebelumnya.

“Perkara ini sudah lama, tunggakan masa kepemimpinan KPK beberpa tahun lalu. Namun saat ini kami berkomitmen segera selesaikan,” ujar Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (25/4/2022). 

Ali menekankan bahwa penyidik saat ini sedang fokus untuk membuktikan sangkaan terhadap Aswad Sulaiman. Namun demikian, sambungnya, KPK membuka peluang menetapkan kembali tersangka baru dalam kasus ini, jika ditemukan ada keterlibatan pihak lain saat proses penyidikan Aswad Sulaiman.

“Tentu nanti dikembangkan lebih lanjut jika memang ada alat bukti keterlibatan pihak lain,” jelasnya.

Sekadar informasi, KPK belakangan ini kerap memeriksa sejumlah saksi untuk menuntaskan perkara korupsi izin tambang di Konawe Utara. Para saksi tersebut, di antaranya adalah para pengusaha tambang. Para saksi didalami keterangannya soal proses izin usaha tambang di Konawe Utara.

Salah satu yang juga pernah diperiksa sebagai saksi dalam perkara ini yaitu, mantan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Amran Sulaiman diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Direktur PT Tiran Indonesia. Penyidik mencecar Amran terkait kepemilikan tambang nikel di Konawe Utara.

Menurut Ali, penyidik masih akan melakukan pemanggilan pemeriksaan terhadap para saksi dalam beberapa waktu ke depan. Termasuk permintaan kembali keterangan kepada Amran Sulaiman. KPK bakal kembali memanggil Amran jika dibutuhkan keterangannya.

“Pemanggilan saksi merupakan kebutuhan penyidikan. Jika dibutuhkan pasti kembali diperiksa sebagai saksi,” ujarnya.

Sekadar informasi, KPK sudah sejak lama mengusut kasus dugaan korupsi terkait izin tambang di Konawe Utara. Bahkan, KPK telah menetapkan mantan Bupati Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Aswad Sulaiman (ASW) sebagai tersangka dalam kasus ini.

Aswad Sulaiman sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 2017. Namun demikian, hingga kini proses penyidikan terhadap Aswad belum juga rampung. Padahal, Aswad diduga telah merugikan negara hingga Rp2,7 triliun terkait pemberian izin tambang di Konawe Utara.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *